INDOZONE.ID - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia siap mengirim pasukan perdamaian untuk mendukung gencatan senjata di Gaza jika diminta oleh PBB.
Hal ini disampaikan pada Shangri-La Dialogue Singapura, konferensi keamanan terkemuka di Asia.
Berikut 3 fakta pernyataan Prabowo tentang kesediaan Indonesia mengirim pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina.
Selain kesiapan mengirim pasukan perdamaian, Presiden terpilih Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Indonesia juga siap mengevakuasi hingga 1.000 pasien dari Gaza untuk mendapat perawatan medis di lokasi yang aman.
Ini adalah respon terhadap situasi kemanusiaan yang semakin memburuk di wilayah tersebut.
Baca Juga: Sekjen PBB Sambut Baik 3 Proposal Gencatan Senjata di Gaza dari Joe Biden
Rumah Sakit Indonesia di Gaza, yang dikelola oleh LSM Indonesia, sebelumnya terpaksa ditutup pada bulan November 2023 akibat serangan yang masif.
Prabowo menegaskan pentingnya penyelidikan menyeluruh terhadap bencana kemanusiaan di Rafah, Gaza, serta menekankan perlunya solusi yang adil bagi rakyat Palestina.
Ia menekankan bahwa hak Israel untuk ada harus diakui, namun hak Palestina untuk memiliki negara dan hidup damai juga harus dihormati.
Baca Juga: Joe Biden Umumkan Rencana Genjatan Senjata Baru untuk Gaza
Prabowo juga mendukung proposal 3 tahap Presiden AS Joe Biden, untuk gencatan senjata di Gaza.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters.com