Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 14 NOVEMBER 2023 • 20:15 WIB

Dalih Impor Beras 3,5 Juta Ton, Mentan: Demi Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri!

Dalih Impor Beras 3,5 Juta Ton, Mentan: Demi Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri!Sejumlah pekerja mengangkut beras di gudang Bulog Sub Divre Serang, Banten, Senin (13/11/2023). Bulog memastikan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sangat aman untuk memasok kebutuhan dalam negeri termasuk memenuhi stok bantuan pangan bagi warga kurang mampu hingga Januari 2024.

INDOZONE.ID - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, membeberkan alasan Indonesia melakukan impor beras. Hal itu dilakukan, menurut Mentan, sebab produksi beras di Indonesia mengalami penurunan.

Penurunan produksi beras nasional itu terjadi pada 2022 hingga 2023 karena cuaca panas ekstrem atau El Nino. Sebelumnya Indonesia mencapai 31 juta ton, namun tahun ini hanya diprediksi 30 juta ton.

"Realitas produksi beras Nasional Indonesia dulu kita pernah swasembada sekarang terpaksa harus impor produksi beras nasional periode 2022-2023," jelas pria kelahiran Kabupaten Bone ini kepada wartawan, di Gedung DPR Senayan, Jakarta, dikutip Senin (13/11/2023) kemarin.

Lanjut, Amran menambahkan, impor produksi beras dilakukan akibat ancaman El Nino yang sebelumnya produksi mencapai 31 juta ton dan kini diperkirakan turun menjadi 30 juta ton pada tahun ini.

Baca Juga: Jasad Pria Ditemukan di Kali Angke, Polisi Turun Tangan

"Kondisi ini memaksa kita impor beras sebanyak 3,5 juta ton (2023) untuk cadangan pangan pemerintah," pungkas Amran.

Kondisi tersebut, diakui Amran, berbahaya kepada ketahanan pangan nasional. Menurut Mentan impor beras dilakukan, karena memiliki potensi hingga tahun depan mencapai 5 juta ton.

Dalih Impor Beras 3,5 Juta Ton, Mentan: Demi Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri!Mentan, Andi Amran Sulaiman.

"Tahun ini Indonesia memutuskan untuk mengimpor 3,5 juta ton beras dan berpeluang mencapai 5 juta tahun 2024," kata pria berusia 55 tahun ini.

Sehingga, produksi percepatan peningkatan diperlukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Viral Video Dua Pemuda Diselamatkan Polisi, Akibat Jadi Korban Pengroyokan Anggota Perguruan Silat

"Perlu percepatan peningkatan produksi pangan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat," ucap Amran.

Olehnya itu, Kementerian Pertanian melakukan refocusing anggaran dengan merelokasi dana dari internal dan eksternal kementerian di 2023 sebesar Rp 1 triliun.

Kementan merincikan, realokasi eksternal dan internal masing-masing eselon I dan biaya tambahan 2023 itu sebanyak Rp 934 miliar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Z Creators

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Dalih Impor Beras 3,5 Juta Ton, Mentan: Demi Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!