Ilustrasi garis polisi. (Freepik)
INDOZONE.ID - Nasib sial menimpa seorang siswa sekolah dasar (SD) kelas 6 di Tambun, Kabupaten Bekasi lantaran harus kehilangan kakinya lantaran diamputasi oleh tim medis.
Pemicunya, korban sempat dijegal rekannya saat hendak membeli makanan. Insiden itu sendiri disebut-sebut terjadi pada bulan Februari 2023 yang lalu.
Baca Juga: Terungkap! Pria Tertembak di Bekasi Ternyata Libatkan Geng John Kei dan Nus Kei
Beberapa bulan berselang, tim medis disebut men-diagnosis korban mengalami kanker tulang yang sudah menyebar dan harus menjalani operasi amputasi kaki.
Kasi Humas Polres Metro Kabupaten Bekasi, AKP Hotma Sitompul membenarkan adanya insiden tersebut. Dia menyebut peritsiwa itu bermula saat korban hendak membeli makanan.
"Sebelum sampai kantin sekolah, korban diduga dijegal oleh pelaku anak. Dijegal atau diselengkat," kata AKP Hotma saat dihubungi wartawan, Rabu (1/11/2023).
Baca Juga: Kapolri ke Jajaran saat Apel Kasatwil: Selain Pemilu, Kawal Program Pembangunan Nasional
Terkait dengan kasus ini, Hotma menyebut pihaknya sudah menemukan unsur pidana. Polisi tinggal menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.
"Untuk kasus tersebut saat ini kita sudah menaikkan status dari penyelidikan ke penyidikan. Dapat diketahui oleh rekan-rekan semua setelah naik ke penyidikan tentunya akan kita temukan siapa tersangka dalam perkara tersebut," beber Hotma.
Sebelum menetapkan sosok tersangka, Hotma menyebut pihaknya akan lebih dulu memanggul sejumlah saksi untuk dilakukan pemeriksaan disusul melakukan gelar perkara untuk menetapkan status tersangka.
Baca Juga: Gerindra Optimistis Ridwan Kamil dan Khofifah Gabung Tim Kampanye Prabowo-Gibran
"Setelah naik penyidikan, penyidik akan segara memanggil saksi-saksi. Setelah saksi cukup akan dilakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangkanya," pungkasnya.
Writer: Ananda Fachreza Lubis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: