Tim SAR tangani pasca gempa Cianjur. (Z Creators/Baihaqi)
Badan SAR Nasional (Basarnas) Jawa Barat mengerahkan kekuatan penuh seluruh personel ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pascagempa kekuatan 5,6 magnitudo melanda wilayah tersebut.
Kepala Kantor SAR Bandung, Jumari mengatakan, selain dari Kantor SAR Bandung (Basarnas Jawa Barat), Tim SAR dari Kantor SAR Jakarta, Kantor SAR Cilacap, dan Kantor SAR diterjunkan dalam misi kemanusiaan itu.
Menurut Jumari, saat ini seluruh personel masih melakukan asesmen, terutama di Kecamatan Cugenang, Kecamatan Cipanas, dan Kecamatan Cianjur.
"Dalam upaya asesemen ini, kami siagakan alat truk personel, satu unit compartment, satu unit palsar ekstrikasi, satu set palsar medis, satu set palkom, dan APD personel," kata Jumari melalui pesan singkat, Senin (21/11/2022).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa tersebut terjadi akibat adanya pergeseran Sesar Cimandiri.
Data terbaru menyebut akibat kejadian tersebut menyebabkan 46 orang tewas dan merusak fasilitas umum serta rumah tinggal milik warga. Dampak bencana gempa paling terasa di Kecamatan Cugenang.
Baca juga: Cianjur Diguncang Gempa, Rumah warga hingga Toko Emas Rata dengan Tanah!
Permana (29), warga Kecamatan Cugenang, Cianjur mengatakan, saat gempa menggetarkan wilayah tempat tinggalnya, ia berbaring setelah menjalankan ibadah salat dzuhur.
Selain getaran dari gempa tersebut, Permana mengaku dikagetkan juga dengan teriakan orang banyak yang berada di sekitar tempat ia tinggal.
"Kaget ada tempa, terus banyak ibu-ibu yang teriak terus minta tolong. Saya lihat keluar sudah ada beberapa rumah yang mulai roboh," kata Permana melalui sambungan telepon.
Artikel menarik lainnya:
Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: