Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 09 NOVEMBER 2021 • 12:25 WIB

Pil Antivirus Covid-19 Dikhawatirkan Bikin Kampanye Vaksin Jadi Terhambat

Pil Antivirus Covid-19 Dikhawatirkan Bikin Kampanye Vaksin Jadi TerhambatIlustrasi pil. (Unsplash/Olga DeLawrence)

Pil antivirus oral dari Merck dan Pfizer terbukti secara signifikan meredakan infeksi Covid-19 terburuk jika diminum lebih awal. Tapi, dokter mengatakan manfaat vaksin tidak dapat digantikan.

Kehadiran obat Covid-19 ini membuat beberapa ahli penyakit khawatir kampanye vaksin semakin terhambat. Sementara vaksin sendiri dinilai dokter sangat penting untuk menghentikan pandemi virus corona.

"Hasil awal dari survei terhadap 3.000 warga AS oleh Sekolah Kesehatan Masyarakat Universitas Kota New York (CUNY) menunjukkan bahwa obat-obatan tersebut dapat membuat orang tidak mau divaksin," kata Dr Scott Ratzan, seorang ahli komunikasi kesehatan di CUNY, yang memimpin penelitian, dilansir Today Online.

Baca juga: Perusahaan Farmasi Ini Berencana Distribusikan Pil Pertama yang Siap Mengobati Covid-19

Ratzan juga mengatakan satu dari delapan dari orang yang mengikuti survei mengatakan mereka lebih suka diobati dengan pil daripada harus divaksin.

Kekhawatiran tersebut menyusul berita pada hari Jum'at dari Pfizer, pembuat vaksin Covid-19 terkemuka, yang mengungkap efektivitas pil antivirus eksperimental Paxlovid mengurangi risiko rawat inap dan kematian akibat penyakit tersebut, sebesar 89 persen pada orang dewasa berisiko tinggi.

Hasil Pfizer mengikuti berita dari Merck dan mitra Ridgeback Biotherapeutics pada 1 Oktober, bahwa obat antivirus oral mereka mengurangi rawat inap dan kematian hingga setengahnya. Obat itu, yang dikenal sebagai molnupiravir, mendapat persetujuan bersyarat di Inggris pada hari Kamis.

Keduanya membutuhkan izin dari regulator kesehatan AS, tetapi bisa di pasarkan pada Desember mendatang.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pil Antivirus Covid-19 Dikhawatirkan Bikin Kampanye Vaksin Jadi Terhambat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!