Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 03 SEPTEMBER 2021 • 10:52 WIB

Bully di Kantor KPI Buah Zakar Dicoret Spidol Lalu Difoto dan Penyimpangan Seks Pelaku

Bully di Kantor KPI Buah Zakar Dicoret Spidol Lalu Difoto dan Penyimpangan Seks PelakuKomisi Penyiaran Indonesia (KPI). (foto/Arif Hidayat)

Dugaan bullying dan pelecehan seksual yang dilakukan oknum pegawai di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pusat terhadap rekannya membuat publik terkejut. 

Korban MS menceritakan kalau pelaku pernah melakukan tindakan tidak senonoh terhadap dirinya dengan menelanjangi lalu buah zakarnya dicorot dengan spidol lalu difoto hingga disorak secara beramai-ramai.

Dahlan Iskan melalui tulisannya dalam blok pribadinya disway.id menyebut kemungkinan besar para pelaku memiliki kelainan seksual kendati sudah berumah tangga dan memiliki istri di rumah.

"Belum diketahui, apakah tujuh pelaku pria itu gay semua atau hanya sebagian. Pria menonton buah zakar pria lain, sampai detail mencoreti dengan spidol, dan senang, hingga bersorak, sangat mungkin gay," tulis Dahlan Iskan seperti yang dikutip Indozone.id, Jumat (3/9/2021).

Terkait pengaduan korban hingga laporan tulisan aksi perundungan itu viral di media sosial, KPI Pusat telah bertindak.

Baca juga: Keterlaluan Staf KPI Ngaku 10 Tahun Dilecehkan, Ditelanjangi Hingga Kemaluan Dispidol

Baik korban dan pelaku pelecehan sudah dibebastugaskan dari tugas guna menjalani proses investigasi internal.

Ilustrasi bullying. (Ist)

 

"Turut prihatin dan tidak menoleransi segala bentuk pelecehan seksual, perundungan atau bullying terhadap siapapun dan dalam bentuk apapun," kata Ketua KPI Pusat Agung Suprio melalui keterangan tertulisnya.

Terkait kasus ini KPI Pusat mendukung aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti kasus tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu MS selaku korban mengaku trauma berat itu pernah melapor ke kepolisian, namun tak digubris.

"Sudah tak terhitung berapa kali mereka melecehkan, memukul, memaki dan merundung tanpa bisa saya lawan," ungkap MS dalam keterangan persnya, Rabu (1/9/2021).

Gedung Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. (Ist)

 

MS menjelaskan kejadian traumatis yang dialaminya sudah terjadi sejak dia bekerja di KPI Pusat pada 2011.

Sejak saat itu, dia kerap menerima perlakuan tak manusiawi dari rekan-rekan kerjanya.

"Mereka mengintimidasi yang membuat saya tak berdaya. Mereka secara bersama-sama merendahkan dan menindas saya layaknya budak pesuruh," kata dia.

Pada 2015, insiden paling tragis dalam hidupnya pun terjadi. Ada sekitar tujuh orang rekan kerjanya bersekongkol melakukan pelecehan seksual yang sama sekali tak pernah dibayangkannya.

Rekan-rekan kerjanya yang diketahui berinisial RE, EO, TS, SG, RT, CL dan FP bekerja sama menelanjanginya, lalu kelaminnya dicoret-coret menggunakan spidol, kemudian diabadikan dalam kamera ponsel.

"Mereka beramai-ramai memiting, melecehkan saya dengan mencoret coret buah zakar saya memakai spidol. Kejadian itu membuat saya trauma dan kehilangan kestabilan emosi," ungkap dia.

"Mereka mendokumentasikan kelamin saya dan membuat saya tak berdaya melawan mereka setelah tragedi itu. Semoga foto telanjang saya tidak disebar dan diperjualbelikan di situs online," lanjut dia.

Sejak kejadian itu, MS merasa hidupnya berada di titik paling rendah. Dia mengalami stres dan trauma berat. Fisiknya menjadi lemah hingga memunculkan penyakit.

"Saat ingat pelecehan tersebut, emosi saya tak stabil, makin lama perut terasa sakit, badan saya mengalami penurunan fungsi tubuh, gangguan kesehatan," kata dia.

Pernah lapor ke polisi tapi dicueki

Tahun demi tahun, perundungan yang merendahkan dirinya sebagai manusia terus dialaminya. Hingga pada akhirnya dia memutuskan mengadu ke Komnas HAM melalui email pada 11 Agustus 2017.

Lalu pada 19 Agustus 2017, Komnas HAM membalas email dan menyarankannya untuk membuat laporan ke kepolisian.

Atas saran Komnas HAM, dia melapor ke kepolisian, tepatnya di Polsek Gambir. Sayangnya, laporannya tak ditindaklanjuti. Dia malah diminta untuk mengadu saja terlebih dahulu ke atasan di kantor.

"Lebih baik adukan dulu saja ke atasan. Biarkan internal kantor yang menyelesaikan," ungkap MS saat menirukan saran petugas polisi.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Bully di Kantor KPI Buah Zakar Dicoret Spidol Lalu Difoto dan Penyimpangan Seks Pelaku

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!