Rutinitas berangsur normal di Kabul, ibu kota Afghanistan, setelah Taliban pada Selasa (17/8) mendesak pegawai pemerintah untuk kembali bekerja, dua hari setelah kelompok itu menguasai ibu kota.
Mendeklarasikan amnesti umum, Taliban mendorong warga untuk tidak ragu kembali ke rutinitas seperti biasa.
"Kabul sedikit lebih baik dibandingkan kemarin," ucap seorang jurnalis yang berbasis di ibu kota Afghanistan, dikutip dari NPR, Rabu, 18 Agustus 2021.
Ia menjelaskan bahwa polisi lalu lintas sudah mulai bertugas.
Baca juga: Masjid Istiqlal Kembali Buka untuk Shalat Jumat Pekan Ini dengan Terapkan Prokes
Bahkan beberapa klinik, pasar dan toko-toko di Kabul sudah mulai beroperasi kembali.
Sejumlah warga yang berbelanja menganggap situasi kini sangat aman, namun mereka juga menyatakan kekhawatirannya terhadap kenaikan harga barang.
Orang-orang dijalan mulai menyapa milisi Taliban. Mereka antara lain mengatakan, "Halo, lebih banyak kekuatan untuk Anda, semoga berhasil".
Pasukan Taliban juga tampak bahagia. Jurnalis itu juga berbicara dengan beberapa dari mereka, termasuk yang sedang berpatroli.
Seperti yang diketahui sebelumnya, Taliban berjanji akan menggandeng semua pihak untuk membentuk pemerintahan yang baru.
Mereka juga akan memperhatikan hak-hak perempuan. Ke depannya, perempuan akan diperbolehkan bekerja di pemerintahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: