Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 14 AGUSTUS 2021 • 21:43 WIB

Diprediksi Ada Ribuan Orang yang Tewas Akibat Gempa Dahsyat 7,2 Skala Richter di Haiti

Diprediksi Ada Ribuan Orang yang Tewas Akibat Gempa Dahsyat 7,2 Skala Richter di HaitiGempa 7,2 skala richter di Haiti. (Photo/Twitter/@JCOMHaiti)

Dikabarkan bahwa Haiti mengalami gempa yang berkekuatan 7,2 Skala Richter. Berdasarkan survei Geologi Amerika Serikat (AS), diperkirakan akan ribuan orang tewas setelah gempa yang dahsyat tersebut.

Dua gempa bumi kuat dengan magnitudo sekitar 7,0 melanda Alaska dan Haiti hanya berselang 30 menit. Getaran terkuat, berkekuatan 7,2, menghantam barat Port-au-Prince Haiti tepat sebelum pukul 13:30 UTC, tetapi para ahli mengatakan tsunami tidak diperkirakan terjadi.

Dilansir dari Daily Star, Sabtu (14/8/2021), gempa lainnya berkekuatan 6,9 dan terjadi di tenggara Perryville, Alaska, tepat sebelum pukul 1 siang UTC. Detik-detik video yang viral menunjukkan kerusakan parah pada bangunan di kota Jeremie, sekitar 125 mil sebelah barat ibukota Port-au-Prince, dengan tumpukan puing-puing di jalan-jalan.

"Semua orang benar-benar takut. Sudah bertahun-tahun sejak gempa besar seperti itu," kata Daniel Ross, seorang penduduk di kota Guantanamo, Kuba timur.

Baca juga: Breaking News: Haiti Diguncang Gempa Bumi 7,2 Skala Richter

Badan perlindungan sipil Haiti mengatakan rumah-rumah ambruk dan ada ketakutan akan korban jiwa setelah gempa, yang juga dirasakan di Jamaika. Orang-orang yang tinggal di Port-au-Prince mengatakan gempa tersebut menyebabkan bangunan bergoyang.

Gempa melanda sisi barat Haiti tetapi dirasakan di seluruh negeri, di mana gempa dahsyat menewaskan sekitar 300.000 orang pada tahun 2020. Negara ini telah pulih dari gempa berkekuatan 7 di dekat ibu kota 11 tahun lalu yang menewaskan ratusan ribu orang dan meratakan petak-petak bangunan, menyebabkan banyak orang kehilangan tempat tinggal.

Sistem peringatan tsunami AS pada hari Jumat (13/8/2021), mengatakan tidak ada peringatan setelah gempa. Itu terjadi beberapa minggu setelah Presiden Jovenel Moise dibunuh.

Hakim Haiti yang ditugaskan untuk mengawasi penyelidikan pembunuhan pada hari Jumat (13/8/2021) menarik diri dari kasus tersebut dengan alasan pribadi.

Hakim Mathieu Chanlatte, yang ditunjuk untuk mengawasi kasus tersebut kurang dari seminggu yang lalu, mengumumkan keputusannya dalam sebuah surat, dekan Pengadilan Tingkat Pertama di Port-au-Prince, kata hakim Bernard Saint-Vil.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Diprediksi Ada Ribuan Orang yang Tewas Akibat Gempa Dahsyat 7,2 Skala Richter di Haiti

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!