Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 10 AGUSTUS 2021 • 17:49 WIB

Puan Maharani Soroti Positivity Rate dan Angka Kematian Covid-19 Masih Tinggi

Puan Maharani Soroti Positivity Rate dan Angka Kematian Covid-19 Masih TinggiPemkot Tangerang Selatan membuka lahan baru TPU khusus COVID-19 yang dapat menampung 800 makam (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/rwa.)

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti angka kematian dan positivity rate akibat Covid-19 di Indonesia yang masih tinggi. Ia pun meminta selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berlevel yang kembali diperpanjang agar dapat ditekan.

Puan mengatakan, dua indikator tersebut masih tinggi meskipun tren kasus Covid-19 sedang mengalami penurunan.

Baca Juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Puan Maharani Ingatkan Masyarakat Tetap Jaga Prokes

“Tren kasus beberapa hari terakhir memang menurun, tapi angka kematian dan positivity rate masih relatif tinggi. Dua indikator ini harus terus ditekan,” tegas Puan di Jakarta, Selasa (10/8/2021).

Dia kemudian mengutip data Kemenkes per Senin (9/8/2021) yang di mana positivity rate masih 36,34 persen atau jauh di atas standar WHO sebesar 5 persen.

Menurut Puan, angka kematian di hari yang sama sebanyak 1.475 jiwa. Ia kembali menekankan alangkah baiknya kedua indikator tersebut agar dapat ditekan oleh pemerintah.

“Pemerintah harus fokus untuk menekan dua indikator tersebut sampai di bawah standar yang berlaku,” imbau Puan.

Mantan Menko PMK ini berujar upaya menekan angka positivity rate dilakukan  dengan peningkatan testing, tracing dan treatment. Ia turut  meminta program vaksinasi harus terus dimasifkan.

“Kalau 3T tidak masif, nantinya penularan hanya naik turun, tapi tidak melandai. Akibatnya, tidak ada info tepat terkait daerah-daerah yang betul-betul red zone,” tutup Puan.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Puan Maharani Soroti Positivity Rate dan Angka Kematian Covid-19 Masih Tinggi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!