Sosok gadis bernama Sulastri yang hidup dalam keadaan istimewa. (Photo/Yayasan Bantu Tetangga Mulia)
Yayasan Bantu Tetangga Mulia menggelar penggalangan dana dari laman Amal Sholeh tentang sosok gadis bernama Sulastri yang hidup dalam keadaan istimewa. Ia mengidap hidrosefalus, di mana terdapat cairan dari tulang sumsum belakang yang mengisi rongga di kepalanya.
Selain itu, dijelaskan juga bahwa Sulastri sejak bayi selalu alami kejang-kejang dan masuk rumah sakit, hingga akhirnya pengobatan hanya bisa dilakukan selama 5 bulan.
“Tidak ada biaya berobat sama sekali, ayahnya hanya kuli bangunan proyek tol yang penghasilannya sedikit dan akan menganggur jika tidak ada proyekan,” cerita Ibu Rosita, dilansir pada Kamis (8/7/2021).
Sedihnya lagi, saat masih berusia 2 tahun dan tengah menjalani perobatan, sang ibu kandung Sulastri meninggal dunia. Sulastri pun diambil alih oleh neneknya yang juga bekerja sebagai petani kecil.
Baca juga: Gudang Pembuat Obat Ilegal 100 Ribu Butir Digrebek, Produksi Pil Putih Bertulis 'LL'
“Saya tahu keadaan suami saat itu. Justru saya terketuk pintu hati ketika melihat Sulastri, di sanalah saya mulai niat menjaga dan menyayanginya. Gantikan ibu kandungnya,” lanjut Ibu Rosita.
Takdir begitu baik, ketika Pak Sunandi harus mengejar proyekan demi bisa dapatkan tabungan untuk pengobatan Sulastri dan rela tidak pulang ke rumah. Ibu Rosita hadir dalam keluarganya untuk menemani nenek dan gantian menjaga Sulastri ketika nenek bekerja.
"Kini, sudah 10 tahun Sulastri melawan hidrosefalusnya tanpa pengobatan dari rumah sakit. Segala usaha sudah dilakukan oleh Pak Sunandi dan sang nenek untuk mengumpulkan dana berobat, tapi apalah daya sering kali dananya terpakai kembali karena kebutuhan harian yang juga harus terpenuhi," tambah keterangan unggahan.
Keluarganya juga tidak bisa meminta bantuan kepada tetangga atau saudara yang lain. Rumahnya berada tengah-tengah hutan karet di Kampung Cijambe, Kab. Cianjur. Perlu berjalan kaki sejauh 500 meter untuk sampai ke akses jalanan atau rumah warga lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: