Jumlah kasus Covid-19 di India hampir menyentuh angka 10 juta saat total kasus di negara tersebut mencapai 9.979.447 pada Jumat (18/12/2020).
Melansir Xinhua, Jumat (18/12/2020), sebanyak 22.890 kasus baru dilaporkan dalam 24 jam terakhir, papar data terbaru dari Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India.
Menurut data tersebut, jumlah kematian bertambah menjadi 144.789 dengan 338 pasien Covid-19 meninggal sejak Kamis (17/12/2020) pagi waktu setempat.
Delhi menjadi salah satu lokasi yang terdampak Covid-19 paling parah di negara itu. Sebanyak 1.363 kasus dan 35 kematian baru dicatat di Delhi dalam 24 jam terakhir. Hingga kini, ada 10.182 orang yang meninggal di ibu kota India itu karena Covid-19.
Saat ini masih ada 313.831 kasus aktif di negara tersebut, sedangkan 9.520.827 orang telah dipulangkan dari rumah sakit sejauh ini usai mendapatkan perawatan medis, tambah data terbaru dari pihak kementerian.
Sementara itu, pemerintah India meningkatkan fasilitas pengujian Covid-19 di seluruh negara itu, dengan lebih dari 150 juta tes telah dilakukan.
Hingga Kamis, total 158.918.646 tes telah dilakukan, dengan 1.113.406 di antaranya dilakukan pada Kamis saja, menurut data yang dirilis oleh Dewan Penelitian Medis India (Indian Council of Medical Research/ICMR) pada Jumat.
Karena pandemi Covid-19 masih terus berlanjut, Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Director General of Civil Aviation/DGCA) India memutuskan untuk memperpanjang penangguhan penerbangan internasional hingga akhir tahun ini.
Pada Jumat (11/12/2020) pekan lalu, Perdana Menteri India Narendra Modi mengumumkan bahwa vaksin Covid-19 kemungkinan siap dalam beberapa pekan mendatang, dan berbagai upaya sedang dilakukan untuk mengembangkan jaringan distribusi yang sempurna di kalangan rakyat India saat vaksin siap.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: