Kamera tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (E-TLE) di Jakarta dikabarkan ada yang rusak. Kerusakan kamera itu terjadi pasca demo Omnibus Law yang kerap berlangsung akhir-akhir ini di wilayah Jakarta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus membenarkan jika ada sejumlah kamera E-TLE tersebut ada yang rusak.
"Iya sampai dengan saat ini ada benerapa (kamera E-TLE) akibat demo ada yang rusak," kata Kombes Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (28/10/2020).
Kombes Yusri tidak menjelaskan detail berapa jumlah kamera E-TLE yang rusak dan titik-titik lokasi kamera E-TLE yang rusak itu. Dia pun juga tidak menjelaskan detail penyebab kamera E-TLE itu hingga terjadi kerusakan.
Meski begitu, Yusri menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kamera E-TLE yang rusak. Sebab, kamera E-TLE itu diketahui dimiliki oleh Pemprov.
"Kita sudah koordinasi dengan Pemda soal kamera E-TLE ini," ungkap Yusri.
Seperti diketahui aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law sudah terjadi sejak awal bulan ini. Aksi unjuk rasa itu digelar oleh berbagai elemen massa mulai dari massa mahasiswa hingga buruh.
Aksi unjuk rasa ini tidak serta merta berjalan dengan lancar dan damai. Kericuhan sempat terjadi di Jakarta pasca demo itu berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: