Petugas tim SAR gabung mengevakuasi korban hanyut di Sungai Belawan. (Dok. Istimewa)
Seorang pria dilaporkan hanyut saat tengah mencari bonsai di aliran Sungai Belawan di Desa Kelambir V Kampung, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Beberapa hari kemudian, jasadnya ditemukan meninggal dunia oleh Tim SAR gabungan pada Selasa (6/10).
Humas Kantor SAR Medan, Sariman Sitorus dalam keterangannya mengatakan bahwa insiden itu terjadi pada Minggu (4/10) sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, korban bernama Sudarmaji hendak mencari bonsai di pinggir aliran Sungai Belawan.
Namun sayangnya, korban terpeleset dan terjatuh ke dalam sungai. Teman korban yang melihat kejadian itu sempat berusaha menolongnya. Namun karena arus sungai cukup deras, sehingga korban hanyut terbawa arus.
Dari kejadian itu, warga setempat langsung melapor ke tim SAR Medan untuk melakukan upaya pencarian.
"Mendapat informasi itu, tim SAR langsung turun ke lokasi korban hanyut" kata Sariman.
Pada hari pertama dan kedua pencarian, petugas melakukan pencarian dengan menyusuri aliran Sungai Belawan namun tak kunjung menemukan korban.
"Kemudian memasuki hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan yang terdiri dari personil rescue Kantor SAR Medan, TNI, Polri, potensi SAR JSI, FKDM Deli Serdang dan masyarakat memulai operasi pencarian menggunakan perahu LCR, rafting, inflatable dan kayak," ungkapnya.
Lalu, pencarian pun dimulai dari lokasi awal di mana korban hanyut dan terbawa arus ke hilir Sungai Belawan.
"Hingga sekitar pukul 09.59 WIB, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sejauh sekitar 7 kilometer," kata Sariman.
Saat ditemukan, tim SAR gabungan langsung mengevakuasi jasad korban dan menyerahkannya kepada pihak keluarga.
"Saat ini korban sudah disemayamkan di rumah duka, selanjutnya operasi SAR dinyatakan ditutup," tutup Sariman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: