Ilustrasi penangkapan pelaku kriminal. (Polres Jakarta Barat)
Mabes Polri memperbarui data angka kriminalitas di seluruh wilayah di Indonesia. Hasilnya terjadi penurunan angka kriminalitas pada minggu ke-27 pandemi jika dibandingkan minggu ke-26.
"Berdasarkan data statistik yang dicatat oleh kepolisian bahwa pada minggu ke-26 dan minggu ke-27 telah terjadi penurunan gangguan kamtibmas dibandingkan pada minggu ke-26 atau mengalami penurunan sebanyak 197 kasus," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setyono kepada wartawan, Selasa (7/7/2020).
Jika dirinci dengan presentase, angka kriminalitas itu turun mencapai 3,77%. Awi menyebut pada minggu ke-26 tercatat ada sebanyak 5.232 kasus kriminal lebih banyak dibanding minggu ke-27.
"Perincian 5.232 kasus pada minggu ke-26 dan 5.035 kasus pada minggu ke-27," papar Awi.
Dari seluruh kasus kriminal di seluruh Indonesia, Awi menyebut ada lima jenis kasus kriminal yang menjadi sorotan Polri. Lima kasus itu juga memiliki data jumlah kasus yang cukup tinggi.
Berikut lima jenis kasus kejahatan yang disorot oleh Polri:
1. Kasus narkotika sebanyak 708 kasus.
2. Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak 507 kasus.
3. Kasus penggelapan sebanyak 345 kasus.
4. Kasus curanmor roda dua sebanyak 180 kasus.
5. Pencurian dengan kekerasan (curas) sebanyak 99 kasus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: