Evakuasi penumpang kapal nelayan yang mati mesin oleh Korpos SAR Sibolga. (ANTARA/HO)
Minggu (21/6/2020) satu unit kapal nelayan jenis Pukat Cincin GT 25 yang berangkat dari salah satu tangkahan di Kota Sibolga dan bermuatan 39 orang mendadak mati mesin di kawasan perairan Pulau Mursala, Tapanuli Tengah.
Hal tersebut disampaikan oleh Kakansar Nias M Agus Wibisono melalui Korpos SAR Sibolga Hari Susanto, Minggu (21/6/2020).
Rencananya kapal tersebut membawa penumpang untuk berwisata menuju Pulau Kalimantung. Namun di tengah perjalanan tepatnya di sekitar perairan Pulau Mursala, kapal tersebut mati mesin.
Pihak keluarga lantas meminta bantuan Basarnas untuk melakukan evakuasi. Alhasil, Basarnas Nias Pos SAR Sibolga langsung melakukan pencarian dengan menurunkan 12 personel ABK KN SAR Nakula, Rescuer Pos SAR Sibolga sebanyak 4 orang, Polair Mabes 2 orang dan keluarga penumpang 3 orang.
"Penumpang kapal nelayan yang mati mesin sudah kita evakuasi dari sekitaran Pulau Situngkus," ungkapnya kepada wartawan, Minggu (21/6/2020).
Dikatakan Hari, penumpang yang berjumlah 39 orang dengan 10 diantaranya adalah anak-anak berada dalam kondisi sehat dan selamat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: