INDOZONE.ID - Salah satu korban kebakaran di Jalan Krendang Barat, Krendang, Jakarta Barat, bernama Darto (43) mengaku langsung berlari menyelamatkan anak dan cucunya saat melihat api tiba-tiba membesar dari kontrakan di sebelah tempat tinggalnya, Kamis (28/5/2026) malam.
Saat insiden itu terjadi, Darto bersama istrinya tengah berjualan di warung yang berada tepat di depan kontrakan tempat tinggal mereka.
"Saya lagi jualan tuh semalam. Warung saya depan kontrakan. Tiba-tiba dari sini (menunjuk titik awal kebakaran) api udah membesar, sekitar pukul 19.30 WIB. Saya enggak pikir panjang, langsung lari ke rumah dengan mendobrak pintu yang terkunci untuk nyelamatin anak dan cucu," kata Darto, seperti INDOZONE sadur dari Antara, Jumat (29/5/2026).
Sebelum masuk untuk menyelamatkan anak dan cucunya, Darto sempat menyuruh istrinya untuk menjauh ke titik aman, untuk mengurangi risiko.
Baca juga: Kebakaran Asrama Putri di Kenya Tewaskan 16 Siswi, Puluhan Lainnya Dirawat
"Anak sama cucu saya di lantai dua. Saya lari ke atas. Syukurnya kita empat-empatnya selamat," katanya.
Namun demikian, dia tidak sempat menyelamatkan barang berharganya. Ponsel, KTP, kartu keluarga (KK), dan barang berharga lainnya ludes dilahap si jago merah.
"Semuanya ludes, tapi intinya anak sama cucu saya selamatlah, kita berempat sama istri saya," tutur Darto.
Menurutnya, api pertama kali berasal dari lantai dua kontrakan di sebelah tempat tinggalnya. "Semalam sih dari lantai dua, korsleting listrik katanya. Jam setengah delapan itu udah membesar aja apinya gitu," ujarnya.
Baca juga: Kampus Binus di Jakarta Barat Kebakaran, Puluhan Personel Damkar Turun Tangan
Sebelumnya, sebanyak 27 rumah warga hangus dalam kebakaran di Jalan Krendang Barat, Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Kamis (28/5/2026) malam.
"Objek yang terdampak, 27 rumah tinggal," kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Akibat kebakaran itu, total 113 kepala keluarga (KK) dengan 250 jiwa harus mengungsi lantaran tempat tinggalnya ludes dilahap api.
Ratusan jiwa itu mengungsi ke musala serta tenda-tenda bantuan pemerintah. Untungnya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara