Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 13 SEPTEMBER 2025 • 20:10 WIB

BBKSDA Jatim Beri Tanda Khusus pada 1.607 Pohon di Pulau Saobi, Untuk Apa?

BBKSDA Jatim Beri Tanda Khusus pada 1.607 Pohon di Pulau Saobi, Untuk Apa?Pemberian tanda pada pohon di Pulau Saobi (bkksda Jatim)

INDOZONE.ID - Pulau Saobi, yang berada di bagian paling timur Madura, kembali mencuri perhatian lewat kegiatan konservasi hutan. 

Pada periode Senin, 1 September hingga Rabu, 10 September 2025, SMART Patrol yang dilakukan tim Seksi KSDA Wilayah IV Pamekasan bersama Masyarakat Mitra Polhut (MMP) Madura Kepulauan berhasil menandai 1.607 pohon dominan. 

Pohon-pohon ini bukan sembarangan, karena memiliki nilai penting bagi ekosistem sekaligus rawan dicuri.

Tanda yang ditempel di batang-batang pohon bukan hanya sekadar label, tetapi simbol peringatan dan perlindungan. 

Baca juga: 4 Fakta Ledakan Misterius di Pamulang Tangsel: Ternyata, Ini Penyebabnya!

Hutan Saobi dianggap sebagai rumah besar bagi kehidupan. Dari suara burung gosong yang sesekali terdengar hingga jejak rusa yang samar di balik semak, semua menjadi bukti nyata kekayaan alam yang tersisa.

SMART Patrol ini juga mendokumentasikan kondisi alam secara menyeluruh. Tim mencatat tujuh saluran air, 15 savana, serta empat embung air yang menjadi bagian dari lanskap hutan. 

Data yang dikumpulkan mengikuti panduan resmi SMART Patrol, sehingga informasi yang terkumpul bukan sekadar angka, melainkan refleksi nyata kondisi ekosistem.

Selain menjaga kawasan hutan, tim juga menyampaikan pesan penting kepada masyarakat sekitar. “Jaga hutan, laporkan pelanggaran,” itulah imbauan sederhana yang diulang berkali-kali. 

Baca juga: Ragam Kisah Enam Satwa Liar di Madiun yang Diserahkan ke BBKSDA Jawa Timur

Tidak hanya itu, patroli laut juga digelar di pesisir untuk memastikan tidak ada akses ilegal ke kawasan konservasi. Hasil pengawasan kali ini terbilang memuaskan, karena tidak ditemukan aktivitas mencurigakan.

SMART Patrol di Pulau Saobi membawa pesan kuat: setiap pohon yang ditandai menyimpan harapan besar. 

Dengan langkah ini, hutan bisa tetap lestari, satwa liar tetap memiliki ruang hidup, dan generasi mendatang bisa merasakan manfaatnya.

Kegiatan pada awal September 2025 ini menjadi bukti nyata bahwa kerja konservasi tidak bisa dilakukan setengah hati. Pulau Saobi mengajarkan bahwa menjaga pohon sama artinya dengan menjaga kehidupan. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Bbksdajatim.org

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

BBKSDA Jatim Beri Tanda Khusus pada 1.607 Pohon di Pulau Saobi, Untuk Apa?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!