INDOZONE.ID - Perayaan hubungan diplomatik Indonesia–Turki memasuki usia ke-75 tahun dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Acara resepsi yang digelar di Wisma Duta, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ankara, Kamis (21/8), menghadirkan deretan tokoh penting dari kedua negara, termasuk Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno serta Wakil Presiden Turki, Cevdet Yilmaz.
Mengenakan busana tradisional Betawi Ujung Serong, Rano Karno hadir sebagai wakil Jakarta sekaligus membawa semangat diplomasi budaya.
Sejak awal acara, nuansa persahabatan terasa erat. Lagu kebangsaan Indonesia dan Turki bergema khidmat, dilanjutkan prosesi pemotongan tumpeng yang dilakukan bersama Dubes RI untuk Turki Achmad Rizal Purnama, Wapres Cevdet Yilmaz, dan Wagub Rano.
Baca juga: Korsleting Listrik, Seorang Remaja Tewas Terjebak dalam Kebakaran Rumah di Kalideres
Prosesi ini menjadi simbol syukur sekaligus harapan agar ikatan dua bangsa semakin kokoh.
Dalam jamuan makan malam, Wagub Rano duduk bersama Wapres Turki Cevdet Yilmaz, Wali Kota Ankara Mansur Yavas, mantan Perdana Menteri Turki Binali Yildirim, Ketua Grup Persahabatan Parlemen Turki–Indonesia Aysle Bohurler, dan sejumlah tokoh penting lainnya.
Ia menegaskan bahwa momentum 75 tahun hubungan diplomatik tidak hanya dirayakan lewat seremoni, tetapi juga bisa diwujudkan dalam bentuk kolaborasi nyata antarkota.
“Jakarta dan Ankara bertemu bukan hanya dalam diplomasi antarnegara, tetapi juga dalam bahasa budaya yang menyatukan. Di usia 75 tahun hubungan Indonesia–Turki, kami berkeinginan kuat memperluas kolaborasi, mulai dari pengelolaan air, lingkungan, hingga seni, sebagai warisan nyata yang dirasakan langsung masyarakat,” ujar Rano.
Baca juga: Sah! Irjen Asep Edi Jabat Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto Dilepas
Wapres Turki, Cevdet Yilmaz, menyambut baik pesan tersebut. Ia menilai Indonesia dan Turki memiliki kesamaan pandangan serta ruang kerja sama yang terus tumbuh.
“Kami menyambut baik kerja sama yang makin konkret, termasuk pertukaran budaya yang menjadi jembatan hati kedua bangsa,” tutur Yilmaz.
Sementara itu, Dubes RI untuk Turki, Achmad Rizal Purnama, menekankan bahwa resepsi ini bukan hanya peringatan seremonial, melainkan ruang temu untuk memperkuat diplomasi budaya dan jejaring strategis yang berangkat dari rasa saling percaya.
Selepas acara resmi, suasana kian semarak dengan penampilan tarian tradisional Betawi yang dibawakan penuh energi, diikuti alunan musik angklung yang melibatkan para tamu untuk ikut serta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jakarta.go.id