INDOZONE.ID - Kabar menyedihkan datang dari Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sulteng).
Bagaimana tidak, seorang warga berinisial LN (63) ditemukan meninggal dunia usai ditelan ular sepanjang delapan meter.
Lantas bagaimana kejadian nahas ini dapat menimpa LN yang sehari-hari berprofesi seabgai petani? Tenang, INDOZONE akan menjelaskannya kepada kamu, yah!
Terungkapnya peristiwa nahas ini diawali oleh tetangga LN yang menanyakan keberadaannya. Sebab, LN telah berjanji akan menemui tetangga tersebut.
Baca juga: Ular Sanca Sepanjang 1 Meter Keluar dari Kloset Rumah di Jakut, Damkar Langsung Bergerak
Namun, LN tak menampakkan diri. Pihak keluarga menyebutkan, bahwa LN tak pulang dari kebun sejak Jumat 4 Juli 2025, pagi WITA.
Kemudian, pihak keluarga pun pergi ke kebun untuk mengecek keberadaan LN. Di pinggir jalan, motor LN tampak masih terparkir.
Setelahnya, keluarga bersama warga dan Babinsa Kelurahan Majapahit Kecamatan Batauga, pun mencari keberadaan LN ke sekeliling kebun, termasuk pondok, tetapi tak membuahkan hasil.
Namun, warga mendapati seekor ular sepanjang 8 meter sekira beberapa ratus meter dari pondok kebun korban.
Kecurigaan pun muncul karena ular tersebut tampak sudah menelan orang. Lalu, ular tersebut dibunuh supaya perutnya dapat dibelah.
Betapa kagetnya, LN ditemukan dalam perut ular tersebut dalam kondisi telah meninggal dunia, sekira pukul 14.30 WITA. Lalu, jenazah LN pun dievakuasi warga ke rumahnya.
Baca juga: Drama Evakuasi Ular Piton 3 Meter di Jember: Lilit Tangan Petugas Damkar!
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Buton Selatan, Laode Risawal, buka suara terkait kejadian ini.
Risawal menyebut, kejadian warga yang ditelan ular baru terjadi. Meski begitu, warga sudah sering mendapati ular yang muncul ke perkampungan, apalagi pada musim hujan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA