3 Wanita Muda Ini Dikaitkan Jadi Pengganti Gibran sebagai Wali Kota Solo, Begini Komentarnya
INDOZONE.ID - Tiga wanita ini banyak dikaitkan untuk maju di Pilkada Kota Solo 2024 menggantikan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wali Kota Solo.
Ketiganya adalah pengusaha muda dan pegiat sosial Diah Warih Anjari, Rektor Universitas Surakarta (UNSA) Astrid Widayani, dan Ketua DPD II Partai Golkar Solo Sekar Tandjung.
Seperti diketahui, Gibran sendiri kemungkinan bakal menjadi wakil presiden mengingat hasil suara pilpres untuk sementara unggul.
Saat dikonfirmasi, Diah Warih Anjari mengaku banyak mendapatkan permintaan untuk maju menjadi Calon Wali Kota Solo selanjutnya pengganti Gibran.
Baca Juga: 4 Orang Jadi Tersangka, 8 ABH Kasus Bullying di Binus School Serpong
"Permintaan agar saya maju sebagai bakal calon AD 1 atau AD 2 itu dari langsung masyarakat Solo. Tokoh masyarakat, petinggi partai tingkat lokal dan nasional kepada saya dalam berbagai kesempatan, hingga hari ini," ujarnya, Jumat (1/3/2024).
Diah menyebut namanya dikaitkan maju Pilkada Solo bukan hal yang mengejutkan. Karena sebelumnya sudah ada tawaran atau permintaan untuk maju di pilkada sebagai wali kota.
"Itu bukan hal yang mengejutkan. Sebelum masa kepemimpinan Gibran-Teguh berakhir sudah ada permintaan maju di Pilkada Solo," ungkap relawan Prabowo-Gibran ini.
Disinggung apakah tertarik untuk maju pilkada nanti, Diah mengaku sangat tertarik. Tapi saat ini masih akan fokus untuk mengawal hasil pilpres 2024.
Baca Juga: Pertamina Tetapkan Harga BBM Tidak Naik pada Awal Maret 2024, Simak Detail Harga BBM Terkini!
"Sempat berpikir ke arah sana. Namun, urusan berkait politik saat ini saya tegaskan masih mengawal hasil pilpres untuk memenangkan Prabowo-Gibran sekali putaran," sambungnya.
Rektor UNSA, Astrid Widayani mengaku sudah mendapat kabar dan berita soal namanya masuk sebagai pengganti Gibran.
Astrid mengaku terbuka, kalau ada yang mendukung untuk kemajuan bersama.
"Saya terbuka sifatnya, kalau banyak dorongan, dukungan dan memang diberi kepercayaan dari partai tidak apa-apa," terang dia.
Astrid menyebut kalau melihat daftar yang dikaitkan sebagai pengganti Gibran itu orang-orangnya cukup hebat di bidangnya masing-masing.
"Saya melihat itu banyak orang-orang hebat. Mudah-mudahan dengan banyaknya namanya yang muncul termasuk saya, justru bisa sama-sama berkontribusi buat Solo yang lebih baik," paparnya.
Sementara itu Ketua DPD II Partai Golkar Solo, Sekar Tandjung mengatakan melihat nanti saja soal itu mengingat prosesnya masih panjang.
"Menurut saya itu media-media gitu tentu punya punya hak untuk berspekulasi memunculkan nama-nama," imbuh dia.
Sekar tidak banyak bicara soal namanya yang banyak dikaitkan menggantikan. Karena saat ini masih fokus untuk pengawalan suara Pileg khususnya di tingkat kota.
"Saat ini kita masih fokus mengawal perhitungan suara pemilu kemarin," tandasnya.
"Kalau memang ada dorongan-dorongan seperti itu tentu saya mengucapkan banyak terima kasih. Insya Allah kita bisa diberikan waktu dan juga kebijaksanaan untuk menentukan langkah yang paling tepat," pungkas dia.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung