Senin, 12 FEBRUARI 2024 • 12:48 WIB

Masyayikh Se-Jabar, Banten, dan DKI Jakarta Serukan Resolusi Ulama Demi Selamatkan Bangsa

Author

para masyayikh se-Jabar, Banten, dan DKI Jakarta menyerukan 9 poin resolusi ulama terkait Pemilu 2024.
INDOZONE.ID - Masyayikh se-Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta, menyerukan resolusi ulama untuk menyelamatkan bangsa. Resolusi yang terdiri dari 9 poin ini disampaikan di Pondok Pesantren Khas Kempek, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, pada Sabtu (10/2/2024).

Para masyayikh menyerukan agar seluruh tokoh agama dan pemimpin umat, menjadi teladan moral bagi masyarakat.

Para tokoh agama dan pemimpin umat juga diminta agar menggunakan hak politik dan membimbing umat agar Pemilu 2024 berlangsung damai, bermartabat serta bebas dari provokasi Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan atau SARA.

Para masyayikh juga mengajak seluruh warga Indonesia memanjatkan doa agar Pemilu 2024 menghasilkan pemimpin visioner yang amanah, adil, dan mengayomi seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga: Dialog Kebangsaan di DIY: Mahfud MD Ajak Rawat Warisan Ulama untuk Indonesia yang Berkah

Pemimpin Pondok Pesantren Al-Ghadir Kempek Cirebon, KH. Mustofa Aqil Siradj, mengatakan bahwa para ulama menyepakati pasangan calon presiden dan wakil presiden harus sesuai kebutuhan agama, bangsa, dan masa depan bangsa Indonesia.

Bagi dia, bangsa Indonesia saat ini membutuhkan pemimpin yang mengayomi seluruh rakyat, dan menjalankan prinsip-prinsip demokrasi pada kemaslahatan umat.

"Adanya penekanan sudah banyak dirasakan oleh ulama, ini seakan-akan ketidaknetralan, penggiringan, dan penekanan," kata Kiai Musthofa dalam press release yang diterima, Senin (12/2/2024).

Dia pun mengingatkan agar masyarakat memilih capres-cawapres yang tegas, menegakkan hukum, berkomitmen pada rakyat, dan berjiwa nasionalis serta religius.

"Silahkan, paslon di Pilpres kan ada 3, tapi yang memberi kriteria adil hukum dan tidak korupsi siapa, semua juga sudah tahu," kata Kiai Musthofa.

Baca Juga: Pemilu 2024, Buat Anak Rantau: Nyoblos Mudah Hanya 4 Langkah!

Senada, KH. Husein Muhammad sepakat menggunakan hak politiknya dengan memilih pemimpin berdasarkan rekam jejak, bukan karena ada intimidasi, paksaan, dan iming-iming materi.

"Kami para ulama sudah punya pilihan, yaitu paslon yang tidak pernah melanggar HAM, korupsi, dan punya komitmen dalam menegakkan hukum. Saya kira masyarakat semua bisa menilai jejak langkah hidup paslon ini, yang tidak pernah terlibat dalam situasi itu," ujar KH. Husein Muhammad.

Pria yang akrab disapa Buya Husein ini juga mengimbau, agar seluruh masyarakat ikut mengawal dan memastikan Pemilu 2024 berjalan adil dan jujur, guna menghasilkan pemerintahan yang memiliki legitimasi kuat di mata rakyat.

"Resolusi ini disampaikan guna menegaskan kembali komitmen sistem demokrasi dengan penghapusan segala bentuk diskriminasi dan kekerasan," ujarnya.


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.

Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU