Minggu, 05 NOVEMBER 2023 • 13:45 WIB

Prabowo Ngaku Sudah Bikin Masterplan Bareng Tim Presiden Jokowi

Author

Bakal capres Prabowo Subianto.
INDOZONE.ID - Bakal capres Prabowo Subianto mengaku sudah menyusun masterplan bersama tim Presiden Joko Widodo. Prabowo yang juga menteri pertahanan itu mengatakan, penyusunan masterplan itu dilakukan untuk kebangkitan bangsa Indonesia.

"Saya bersama tim, bersama tim Bapak Joko Widodo, bersama tim dari koalisi yang besar, kita sudah menyusun suatu cetak biru, suatu roadmap (peta jalan), suatu masterplan, yang menurut saya ini adalah jalan menuju kebangkitan bangsa Indonesia," kata Prabowo di Jakarta, dikutip Minggu (5/11/2023).

Dia optimistis masterplan tersebut dapat menyelesaikan masalah-masalah besar yang dihadapi Indonesia. Hal ini termasuk kemiskinan dan kekurangan gizi yang dialami masyarakat Indonesia saat ini.

Baca Juga: Gerindra Optimistis Ridwan Kamil dan Khofifah Gabung Tim Kampanye Prabowo-Gibran

Bakal capres dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) itu menyebut pihaknya tak menginginkan ada ibu dan anak Indonesia yang kurang gizi dan mengalami stunting.

Prabowo menyakini, bangsa Indonesia dapat mengatasi persoalan-persoalan tersebut. Dia pun berjanji akan mengatasi masalah yang dihadapi dan memperbaiki keadaan yang dihadapi Indonesia saat ini.

Prabowo juga mengatakan bahwa bangsa Indonesia harus lebih percaya diri dan lebih pintar. Salah satunya, kata dia, dengan tidak mengizinkan sumber daya alam dijual murah.

Baca Juga: Cawapres Dinilai Oke, Prabowo-Gibran Diyakini Bakal Pecah Suara Ganjar

"Kita mulai dari pemerintah Pak Joko Widodo sudah tidak mau lagi mengizinkan bahan-bahan kita dijual murah. Kita sekarang mau mengolah semua sumber daya alam kita di Indonesia, oleh anak-anak Indonesia, untuk sebesar-besarnya kemakmuran bangsa Indonesia," katanya.

Prabowo juga mengingatkan semua pihak untuk tidak terlalu lugu dan naif dengan bangsa asing. Ia menegaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang besar, serta memiliki kekuatan dan kekayaan yang luar biasa.

"Saya tidak mengajak kita untuk curiga sama orang asing. Tidak. Kita harus belajar dari semua pihak. Banyak orang asing baik dan kita mau juga belajar, tetapi saya mengajak kita semuanya jangan kita terlalu lugu, jangan kita terlalu naif, kita harus percaya kepada kekuatan kita sendiri," pesan dia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU