Profil Erick Thohir yang Resmi Dilantik sebagai Menpora oleh Presiden Prabowo Subianto: Akrab dengan Dunia Olahraga!
INDOZONE.ID - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Erick Thohir yang sebelumnya Menteri BUMN, sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), di Istana Kepresidenan, pada hari ini, Rabu (17/9/2025), sore WIB.
Selain Erick, Presiden Prabowo juga melantik Letjen (Purn) TNI Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam).
Selain kedua nama tersebut, Presiden Prabowo juga melantik beberapa pejabat lainnya, yaitu:
- Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan;
- Rohmat Marzuki sebagai Wakil Menteri Kehutanan;
- Farida Farichah sebagai Wakil Menteri Koperasi;
- Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI;
- Muhammad Qodari sebagai Kepala Kantor Staf Presiden;
- Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dan Reformasi Kepolisian;
- Nanik Sudaryati Deyang sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional;
- Soni Sanjaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional;
- Sarah Sadiqa sebagai Kepala Kebijakan Barang Jasa Pemerintah.
Dalam artikel ini, INDOZONE akan mengulas profil Erick yang sejatinya sudah akrab dengan dunia olahraga.
Baca juga: Profil Angga Raka Prabowo, Kader Muda Gerindra yang Kini Pimpin Badan Komunikasi Pemerintah
Profil Erick Thohir
Erick lahir di Jakarta pada 30 Mei 1970. Di dunia olahraga, nama Erick cukup dikenal, baik di dalam maupun luar negeri.
Erick pernah menjadi pemilik klub raksasa Italia, Inter Milan, pada 2013. Selain Inter, Erick berinvestasi juga ke klub basket NBA Philadelphia 76ers dan klub sepak bola DC United di Amerika Serikat.
Selain itu, Erick juga pemegang saham mayoritas klub asal Inggris, Oxford United, bersama dengan Anindya Bakrie sejak 2022.
Lalu, di level nasional, nama Erick makin dikenal sejak kesuksesan Asian Games 2018. Ia merupakan Ketua Panitia Penyelenggara (INASGOC) ajang multiolahraga terbesar di Asia tersebut.
Selain itu, di Asian Games 2018, Indonesia juga meraih perolehan medali tertinggi sepanjang sejarah. Penyelenggaraan Asian Games 2018 yang rapi, membuatnya menerima pujian internasional.
Erick kemudian terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) PSSI sejak 2022 lalu. Di bawah kepemimpinannya, PSSI berusaha memperbaiki sepak bola Tanah Air, seperti reformasi tata kelola federasi, memperbaiki kompetisi, dan mendorong pembinaan talenta muda.
Yang paling jelas dari kepemimpinannya di PSSI, adalah perjuangan Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia sedang berjuang di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Tergabung di Grup B, Timnas Indonesia akan bersaing dengan tuan rumah Arab Saudi dan Irak pada Oktober mendatang.
Kini, pengalaman Erick dengan dunia olahraga diharapkan mampu membawa terobosan, yang berdampak pada kebangkitan prestasi olahraga Indonesia secara keseluruhan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA