Minggu, 10 AGUSTUS 2025 • 13:27 WIB

Eks Pejabat BIN Soroti Simbol One Piece, Singgung Gibran dan “Geng Solo”

Author

Eks Pejabat BIN soroti penggunaan simbol One Piece. (sumber: YouTube Forum Keadilan TV)

INDOZONE.ID - Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra, mantan anggota Badan Intelijen Negara (BIN), menyoroti maraknya penggunaan simbol One Piece yang belakangan ramai dibicarakan publik. Hal itu ia sampaikan saat menjadi narasumber di siniar kanal YouTube Forum Keadilan TV pada Kamis (7/8/2025).

Sri Radjasa mengaitkan fenomena ini dengan momen pada 2024, ketika Gibran Rakabuming Raka kerap terlihat menggunakan simbol serupa, bahkan dalam sejumlah kunjungan resmi ke luar negeri. Menurutnya, kemunculan masif simbol tersebut saat ini, yang digunakan sebagai tanda perlawanan, memunculkan kekhawatiran di kubu Presiden.

Baca juga: Warga Malang Bikin Mural One Piece di Jalan Kampung Jelang HUT RI

Ia menduga, Gibran dan kelompok yang disebutnya sebagai “Geng Solo” berada di balik atau memanfaatkan momentum tersebut. “Kekhawatiran itu membuat munculnya tekanan-tekanan politik yang nantinya bisa saja dianggap makar. Padahal, ini bukan ditujukan kepada ekspresi politik anak muda secara umum, tetapi fokus pada pihak tertentu,” ujarnya.

Lebih jauh, ia mengkritik aparat pemerintah yang dinilainya belum mampu membangun narasi tandingan untuk menjaga publik agar tidak terpengaruh gerakan ini. Adanya dualisme loyalitas di tubuh aparat, lanjutnya, membuat semua pihak yang terlibat justru “dipukul rata” sebagai sasaran.

Baca juga: Bendera 'One Piece' Ramai Dikibarkan sebagai Bentuk Protes Mahasiswa dan Seniman di Indonesia

Sri Radjasa juga menilai ada indikasi eksploitasi isu ini untuk membangun konflik politik, yang pada akhirnya bisa bermuara pada persoalan kepemimpinan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU