Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, bertemu dengan Presiden Jokowi.
INDOZONE.ID - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Lingkungan Istana Bogor, pada Sabtu (06/01/2023) pagi. Mereka menyempatkan diri berolahraga dan sarapan bersama.
Presiden Jokowi tampak menggunakan kaus berwarna putih dan celana hitam didampingi Airlangga yang mengenakan kaus berwarna kuning serta celana olahraga warna gelap.
Keduanya terlihat menikmati suasana dan udara pagi Kebun Raya Bogor. Bahkan, Presiden Jokowi dan Airlangga juga sempat duduk bersama di depan danau di Kebun Raya Bogor.
Dari video yang diterima, terlihat sesekali baik Presiden maupun Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu tertawa.
Baca Juga: Kim Ju-ae, sang Pewaris Takhta Kim Jong-un sebagai Penguasa Korea Utara
Keduanya terlihat mengobrol santai, meski tidak terdengar apa yang dibicarakan. Airlangga juga mengenalkan jajaran elit partai berlambang pohon beringin pada Presiden.
Salah satu pembahasan yang dibincangkan dengan Jokowi dijelaskan Airlangga yakni mengenai target ekonomi di 2024.
Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, bertemu dengan Presiden Jokowi.
"Minggu pertama tahun 2024 jadi banyak hal yang kita bahas terkait target pertumbuhan ekonomi," ujar Airlangga kepada wartawan.
Ketika ditanya wartawan apakah dalam pertemuan dengan Jokowi tersebut juga membahas Pilpres 2024, Airlangga pun mengiyakan. Namun, dia enggan membeberkan detail apa isi pembicaraan dengan Jokowi mengenai Pilpres tersebut.
Baca Juga: Presiden Belarusia Menandatangani Undang-undang Kekebalan Seumur Hidup dari Penuntutan
"Kalau pilpres, kalau pembicaraan ya ada. Tapi apa yang dibicarakan, rahasia," ucap Airlangga.
Selain itu, Airlangga mengajak tokoh muda partai bernomor 4 di Pemilu 2024 ini yang mendapat julukan Under Fourty.
Mereka adalah generasi muda Partai Golkar yang sudah memiliki kiprah di kancah nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Partai Golkar