Selasa, 26 MEI 2026 • 16:00 WIB

Jelang Hari Raya Idul Adha, Polres Klaten dan Forkopimda Musnahkan Ribuan Miras dan Ratusan Knalpot Brong

Author

Polres Klaten beserta Forkopimda memusnahkan ribuan botol miras dan ratusan knalpot brong. (Edelweis Ratushima/Z Creators)

INDOZONE.ID - Menjelang Hari Raya Idul Adha, jajaran Polres Klaten beserta Forkopimda memusnahkan ribuan botol miras dan ratusan knalpot brong.

Pemusnahan berlangsung di lapangan KSDC Polres Klaten, Jawa Tengah, Selasa (26/5/2026).

Hadir dalam pemusnahan tersebut Kapolres Klaten AKBP Moh Faruk Rozi, jajaran Forkopimda, tokoh agama, perwakilan ormas, dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan diawali dengan pemusnahan knalpot brong dengan cara dipotong dengan gergaji mesin. Setelah itu dilanjut memusnahkan miras dengan dilindas alat berat.

Baca juga: Jelang Lebaran, Jajaran Polres Sukoharjo dan Forkopimda Musnahkan Ratusan Gram Narkotika dan Knalpot Brong

Menurut Kapolres Klaten, AKBP Moh Faruk Rozi, miras yang dimusnahkan sebanyak 6.862 botol miras berbagai merk. 

Barang bukti ini hasil operasi penyakit masyarakat selama satu bulan terakhir dari berbagai wilayah.

Sedang knalpot brong yang dimusnahkan sebanyak 315 buah, hasil dari patroli KRYD ( Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) dari berbagai wilayah.

"Barang bukti ini hasil dari kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) selama satu bulan terakhir. Kami jadwalkan pemusnahan ini secara berkala," jelas Kapolres Faruk.

Kapolres melanjutkan, pemusnahan dilakukan mengambil momentum menjelang Hari Raya Idul Adha.

Baca juga: Ribuan Botol Dimusnahkan, Polres Klaten Pastikan Malam Tahun Baru Zero Miras

Kapolres berharap, peredaran miras di tengah masyarakat semakin berkurang bahkan tidak ada. Karena aksi kejahatan banyak disebabkan karena mengkonsumsi miras. 

Sedang dalam berlalulintas, Kapolres berharap masyarakat semakin sadar dan lebih tertib dalam berkendaraan. 

Ketua Ormas Barisan Muda Klaten (BMK), Nanang Nuryanto, sangat mengapresiasi kinerja jajaran Polres Klaten, Satpol PP, dan pihak-pihak terkait yang tanpa lelah merazia miras. 

"Klaten bebas miras adem ayem, damai tanpa miras, kami terus mendukung langkah positip ini agar tercipta situasi yang kondusif," ujar Nanang. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU