Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 17:58 WIB

Festival KPop Gagal Datangkan Member BTS, Promotor Laporkan Rekan Bisnis ke Polda Metro

Author

Kuas ahukum PT Mata Cakrawala Asia (Ferdian Figo).

INDOZONE.ID - Rencana besar konser KPop yang digadang-gadang bakal menghadirkan salah satu member BTS ke Indonesia justru berakhir di meja hijau. 

PT Mata Cakrawala Asia (Mataloka), selaku promotor, resmi menempuh jalur hukum usai mengaku menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan dana dengan nilai kerugian nyaris Rp10 miliar.

Melalui kuasa hukumnya, Ilham Yuli Isdiyanto, pihak Mataloka mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Senin (2/2/2026) untuk menindaklanjuti perkembangan laporan yang telah masuk sejak November 2025.

“Kami hadir untuk menanyakan progres pasca-gelar perkara. Fakta-fakta yang sebelumnya tertutup kini mulai terbuka dan ini semakin menguatkan keyakinan kami bahwa telah terjadi dugaan tindak pidana penyimpangan dana oleh terlapor A,” ujar Ilham kepada wartawan.

Baca juga: Peluang Ekstradisi Riza Chalid Usai Terbitnya Red Notice

Promotor Senior Diduga Selewengkan Dana Festival KPop

Ilham menjelaskan, terlapor berinisial A merupakan promotor senior yang dikenal memiliki reputasi besar di industri hiburan Tanah Air. 

Hal inilah yang membuat kliennya tidak menaruh kecurigaan sejak awal kerja sama.

Namun, kepercayaan tersebut justru berujung kerugian besar.

“Total kerugian yang dialami klien kami hampir mencapai Rp10 miliar,” ungkap Ilham.

Kasus ini bermula dari kerja sama investasi Festival KPop yang direncanakan digelar pada Oktober 2025. 

Baca juga: Kejagung Duga Riza Chalid Ada di Salah Satu Negara ASEAN

Dana yang disetorkan Mataloka disebut-sebut diperuntukkan sebagai binding fee atau uang pengikat untuk mendatangkan artis Korea papan atas, termasuk salah satu member BTS.

“Klien kami percaya karena track record terlapor yang selama ini sukses membawa artis internasional. Sayangnya, dalam kerja sama ini komunikasi tidak transparan dan penggunaan dana diduga tidak sesuai dengan perjanjian,” jelas Ilham.

Dana Binding Fee Diduga Tak Sesuai Peruntukan

Ilham menegaskan, inti persoalan terletak pada ketidakjelasan penggunaan dana binding fee proyek Festival KPop tersebut.

“Kasus ini bermula dari ketidaktransparanan penggunaan dana binding fee Festival KPop Oktober 2025 yang rencananya menghadirkan salah satu member BTS dan beberapa artis Korea lainnya,” terangnya.

Sebelum melaporkan kasus ini ke polisi, pihak Mataloka mengaku telah mencoba menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan demi menjaga hubungan baik di industri hiburan.

“Sudah ada tiga kali upaya mediasi yang ditempuh,” kata Ilham.

Baca juga: Kucing Cewek Ini Meninggal Dunia Setelah Ditendang oleh Pelaku yang Diduga Pensiunan Hukum

Namun, upaya damai tersebut tak membuahkan hasil. Bahkan, dua kali somasi yang dilayangkan disebut tak mendapat respons dari pihak terlapor.

Laporan Resmi dan Gelar Perkara di Polda Metro

Akhirnya, Mataloka melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/B/8110/XI/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA, tertanggal 11 November 2025.

Perkembangan terbaru, polisi telah menggelar perkara khusus pada 22 Januari 2026. 

Dari hasil gelar tersebut, penyidik menemukan indikasi adanya ketidaksesuaian data yang disampaikan terlapor.

Baca juga: Presiden Prabowo Gabung Board of Peace untuk Diplomasi Perdamaian, Jangan Bikin Narasi Murahan

“Dalam gelar perkara itu ditemukan indikasi penyampaian informasi yang tidak sesuai fakta serta dugaan penyimpangan penggunaan dana dari tujuan awal,” ungkap Ilham.

Pihak Mataloka pun menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian dan berharap kasus ini menjadi pembelajaran bagi industri promotor musik di Indonesia.

“Kami berharap penyidikan berjalan objektif dan hak-hak klien kami dapat dipulihkan atas kerugian yang nilainya mencapai miliaran rupiah,” pungkas Ilham.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU