INDOZONE.ID - Massa ojek online (ojol) menggelar unjuk rasa di Jakarta Pusat (Jakpus), pada hari ini, Rabu (14/1/2026).
Untuk mengamankan demo tersebut, polisi mengerahkan 1.541 personel gabungan. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, memastikan pihaknya turun tangan mengamankan demo dalam rangka pelayanan kepada masyarakat.
"Kita hadir untuk melayani Saudara-Saudara kita yang menyampaikan pendapat," kata Kombes Reynold dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).
Aksi demo digelar di depan Kedubes AS dan Silang Selatan Monas, Gambir, Jakpus. Polisi meminta massa pendemo untuk tertib dan tidak melanggar aturan hukum.
Dari sisi personel kepolisian, Reynold memastikan pihaknya tidak ada yang membawa senjata api saat mengamankan aksi demo.
"Personel di lapangan tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional," ujar Reynold.
Baca juga: Massa Demo Markas Polda Metro, Minta Usut Kasus Konten Pandji Pragiwaksono
Diimbau Cari Jalur Alternatif
Sementara itu, Polres Metro Jakarta Pusat mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menghindari ruas jalan di titik demo, supaya terhindar dari kemacetan. Polisi sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin).
"Pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Kami mohon kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan aman, tertib dan kondusif," pungkas Kapolres.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan