Sabtu, 03 JANUARI 2026 • 13:25 WIB

6 Fakta Terkini 1 Keluarga Tewas di Kontrakan Warakas Jakut: Mulut Berbusa dan Ruam!

Author

Sebanyak tiga orang meninggal dunia di kontrakan kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat 2 Januari 2026. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)

INDOZONE.ID - Sebanyak tiga orang meninggal dunia dalam kontrakan kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut), pada Jumat 2 Januari 2026.

Para korban jiwa dalam tragedi ini merupakan satu keluarga, yaitu seorang ibu dan dua anaknya. Mereka adalah anak laki-laki berinisial AAB (13), perempuan berinisial SS (50), dan perempuan berinisial AAL (27).

Sebanyak tiga orang meninggal dunia di kontrakan kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat 2 Januari 2026. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)

Sebanyak satu pria berinisial ASJ (22) selamat, lalu dibawa ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan medis.

Polisi masih mendalami kasus ini untuk tahu apa yang terjadi terhadap ketiga korban tersebut hingga kehilangan nyawanya.

INDOZONE akan menjabarkan kepada kamu fakta-fakta terkini perihal kejadian tragis yang terjadi Warakas, Jakut tersebut.

Baca juga: Mulut Berbusa hingga Ruam Ditemukan di Jasad 1 Keluarga di Warakas Jakut

6 Fakta Terkini 1 Keluarga Tewas di Kontrakan Warakas Jakut

1. Saksi Pertama Sempat Bertemu AAL 

Pada malam sebelum kejadian, yaitu Kamis 1 Januari 2025, sekira pukul 20.00 WIB, saksi pertama mengaku sempat bertemu dengan AAL.

Namun, keesokan paginya, AAL, SS, dan AAB ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. ASJ selamat, tapi butuh perawatan medis di rumah sakit.

2. ASJ Sempat Minta Tolong

Pada hari kejadian, saksi kedua yang baru sampai di kontrakan, mendengar suara minta tolong dari ASJ. 

Saksi kedua masuk ke kontrakan, lalu menemukan ASJ tergeletak setelah keluar dari kamar mandi.

3. Mulut Berbusa dan Sejumlah Ruam di Beberapa Bagian Tubuh

Lalu, jenazah ketiga korban dalam kondisi mulut berbusa saat ditemukan. Selain itu, terdapat juga rumah di beberapa bagian tubuh ketiga jenazah tersebut.

Jenazah ketiga korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati, untuk ditelaah lebih lanjut demi mengungkap penyebab kematian mereka.

4. Polisi Temukan Botol dan Bungkus Makanan

Kanit Resmob Polres Metro Jakut, Iptu Seno Adji Pradana, menyatakan air mineral dalam botol dan bungkus makanan dalam tempat sampah ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP).

“Barang bukti diamankan di lokasi kejadian berupa botol minuman dan beberapa bekas makanan,” kata Iptu Seno di Jakarta, dikutip dari ANTARA, Sabtu (3/1/2026).

Selain botol dan bungkus makanan, polisi juga mendapatkan telepon seluler serta barang-barang lainnya. Barang-barang tersebut diamankan sebagai barang bukti.

3 orang meninggal dunia dengan mulut keluar busa di kontrakan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat 2 Januari 2026. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)

5. Polisi Periksa 4 Saksi

Untuk mengungkap misteri di balik kasus ini, Polres Metro Jakut memeriksa empat saksi. Sebanyak dua di antaranya, merupakan keluarga dan anak korban.

“Empat orang saksi yang kami periksa. Satu orang merupakan anak korban dan seorang lagi merupakan keluarga,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar di Jakarta.

Jenazah ketiga korban pertama kali ditemukan oleh anak korban yang baru pulang ke rumah. Sang anak menemukan anggota keluarganya dalam kondisi terlentang dengan mulut berbusa dan sejumlah ruam.

Baca juga: Penyebab Kematian Satu Keluarga di Kontrakan Warakas Jakut Masih Misteri

6. Penyebab Kematian Masih Misteri

Onkoseno  menyatakan penyidik masih mendalami penyebab kematian seorang ibu dan dua anaknya dalam kontrakan tersebut.

“Untuk dugaan penyebab kematian belum bisa kamu sampaikan saat ini, karena proses analisa dan pemeriksaan masih berlangsung,” ungkap Onkoseno di Jakarta.

Muncul dugaan penyebab kematian satu keluarga itu adalah karena keracunan. Pasalnya, ketiga korban ditemukan dengan kondisi mulut berbusa dan ada ruam merah.

Namun, Onkoseno belum bisa memastikan hal tersebut karena proses pemeriksaan masih dilakukan oleh pihak berwajib.

“Ini masih dalam proses pemeriksaan,” sambungnya.

Hingga kini, polisi masih bekerja keras untuk mengungkap tabir misteri di balik kematian satu keluarga di kontrakan Warakas, Jakut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU