Selasa, 30 DESEMBER 2025 • 20:40 WIB

Anggota DPR Dorong Reformasi Standar Keselamatan Panti Jompo Usai Kebakaran di Manado

Author

Petugas Antemortem Polda Sulawei Utara mengumpulkan data dari pihak keluarga korban kebakaran Panti Werdha Damai di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Manado, Sulawesi Utara. (ANTARA/Polda Sulut)

INDOZONE.ID Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi VIII, Maman Imanul Haq, meminta pemerintah segera mereformasi standar keselamatan panti jompo di Indonesia. Hal ini menyusul tragedi kebakaran yang menewaskan 16 lansia di Panti Jompo Werdha Damai, Manado, Sulawesi Utara.

Maman menegaskan bahwa sistem keselamatan di fasilitas panti jompo harus dioptimalkan dan tidak berhenti pada pemenuhan administrasi semata. 

“Standar keselamatan kebakaran, kelaikan bangunan, jalur evakuasi, serta kesiapsiagaan petugas harus dipastikan berjalan secara nyata, bukan sekadar formalitas,” ujar Maman dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (30/12/2025).

Menurut Maman, peristiwa tersebut menjadi peringatan serius bagi DPR dan pemerintah untuk mendorong evaluasi menyeluruh terhadap seluruh panti jompo dan panti sosial, baik yang dikelola swasta maupun negara. 

Baca juga: Kebakaran Bengkel di Ciputat, 1 Orang Tewas saat Merenung di Kamar Mandi

Ia juga mendukung aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas penyebab kebakaran secara transparan, termasuk kemungkinan kelalaian, pelanggaran standar keselamatan, maupun lemahnya pengawasan.

Selain itu, Maman menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor guna menyusun kebijakan perlindungan lansia yang lebih komprehensif. 

Sinergi antara Kementerian Sosial, pemerintah daerah, dinas pemadam kebakaran, dan pengelola panti dinilai krusial untuk memastikan tata kelola keselamatan yang memadai.

“Kehadiran negara harus dimulai sejak pencegahan dengan sistem perlindungan yang kuat bagi kelompok rentan, khususnya para lansia,” katanya. 

Baca juga: 16 Korban Jiwa Kebakaran Panti Jompo Damai Manado, 15 di Antaranya Tak Dapat Dikenali

Ia juga menyampaikan duka mendalam atas wafatnya para korban. 

“Kami sangat berduka atas wafatnya para lansia akibat kebakaran di panti jompo. Mereka adalah kelompok paling rentan yang seharusnya mendapatkan perlindungan maksimal,” tambahnya.

Sebelumnya, kebakaran melanda Panti Jompo Werdha Damai sekitar pukul 20.25 WITA dan dengan cepat melahap sebagian besar bangunan. 

Sejumlah korban diduga tidak sempat menyelamatkan diri karena keterbatasan kondisi fisik.

Seluruh jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado untuk proses identifikasi, sementara korban luka dirawat di RSUD Manado dan Rumah Sakit Awaloei Manado.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU