Selasa, 09 DESEMBER 2025 • 08:20 WIB

Prabowo Dikawal Jet Tempur, Disambut Angklung WNI dalam Kunjungan ke Pakistan

Author

Enam jet tempur JF-17 Thunder milik Angkatan Udara Pakistan mengawal pesawat Kepresidenan Presiden Prabowo Subianto saat memasuki wilayah udara Pakistan. (ANTARA/Youtube Sekretariat Presiden)

INDOZONE.ID - Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Pakistan pada Senin (8/12/2025) menjadi babak baru hubungan persahabatan dua negara yang telah berjalan sepanjang 75 tahun. 

Momen penyambutan Presiden dipenuhi simbol kehormatan, solidaritas, dan kekuatan diplomatik — baik dari pihak pemerintah Pakistan maupun warga Indonesia di perantauan.

Pesawat Kepresidenan Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden Prabowo dan rombongan memasuki wilayah udara Pakistan, mendapat pengawalan enam jet tempur JF-17 Thunder milik Angkatan Udara Pakistan. 

Tradisi pengawalan udara seperti ini hanya diberikan kepada tamu setingkat kepala negara, menegaskan status kunjungan sebagai agenda diplomatik penting.

Presiden Prabowo tiba di Nur Khan Base Airport, Islamabad pada pukul 12.00 waktu setempat dan langsung disambut oleh Presiden Pakistan Asif Ali Zardari serta Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif. 

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Terima Kunjungan Bill Gates di Istana Merdeka

Penyambutan dilakukan dengan seremoni militer penuh kehormatan, termasuk jajar pasukan, penghormatan resmi, hingga dentuman 21 kali Gun Salute.

Tradisi itu mencerminkan penghargaan tertinggi dalam protokol kenegaraan. Seorang anak kecil Pakistan kemudian memberikan rangkaian bunga kepada Presiden Prabowo sebagai tanda persahabatan.

Duta Besar RI untuk Pakistan Chandra Warsenanto dan Atase Pertahanan RI Kolonel Inf. Henru Hidayat Susanto, turut hadir menyambut kedatangan Kepala Negara.

Kunjungan ini sekaligus menandai momentum historis 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Pakistan, yang pertama kali dipererat melalui kunjungan Presiden Sukarno pada 1950. Sejak itu, kedua negara terus membangun kemitraan di sektor politik, ekonomi, pertahanan, hingga kebudayaan.

Sejumlah WNI tampil membawakan lagu perjuangan menggunakan alat musik angklung saat menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Pakistan. (ANTARA/BPMI Sekretariat Presiden)

Undangan kunjungan resmi telah disampaikan oleh PM Shehbaz sebanyak dua kali, yakni saat KTT D8 di Kairo dan setelah KTT Perdamaian Gaza di Sharm El Sheikh.

Indonesia memandang kunjungan ini sebagai sarana strategis untuk memperkuat solidaritas dan kemitraan di tengah dinamika geopolitik global. Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk mendorong kolaborasi yang saling menguntungkan dengan Pakistan dan negara sahabat lainnya.

Dalam penerbangan ke Islamabad, Presiden didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Komunitas Angklung Sambut Presiden di Islamabad

Setibanya di hotel tempat bermalam, Presiden Prabowo kembali menerima sambutan hangat — kali ini dari warga negara Indonesia di Islamabad melalui penampilan angklung yang membawakan lagu-lagu perjuangan.

Tamara, salah satu anggota kelompok angklung KBRI Islamabad, menyampaikan bahwa persiapan hanya dilakukan sekitar 10 hari. Meski singkat, semangat para peserta menjadi kekuatan utama.

“Seru banget, kita latihannya cuma 10 hari kurang karena saking semangatnya. Yang penting ibu-ibunya semangat semua,” ujarnya.

Penampilan angklung tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membangkitkan rasa cinta Tanah Air bagi komunitas Indonesia di Pakistan. 

Kelompok ini sudah beberapa kali tampil dalam acara diplomatik, mulai dari resepsi peringatan 75 tahun hubungan bilateral Indonesia–Pakistan hingga Indonesian Expo.

Respon masyarakat setempat pun selalu positif.

“Alhamdulillah semua menyambut,” kata Tamara, menggambarkan antusiasme publik lokal dan tamu internasional setiap kali angklung dimainkan.

Penampilan kali ini terasa lebih emosional karena dilakukan tepat saat kedatangan Presiden. Tamara mengaku terharu ketika melihat Presiden menyanyikan lagu bersama mereka.

Baca juga: Lakukan Kunjungan ke India, Presiden Prabowo Disambut dengan Billboard Selamat Datang

“Ikut bersenandung. Pokoknya kita senang melihat Bapak datang menghampiri kita semua,” ungkapnya.

Kehadiran diaspora dalam penyambutan tersebut menunjukkan keterikatan erat antara negara dan warganya, serta memperkuat citra positif Indonesia di mata masyarakat Pakistan.

Makna Diplomatik dan Kebudayaan dalam Satu Panggung

Pengawalan jet tempur mencerminkan penghormatan tingkat tinggi, sementara penampilan angklung mencerminkan soft diplomacy yang memperkuat hubungan emosional antarbangsa.

Kunjungan ini memperlihatkan dua dimensi diplomasi — formal dan kultural — yang berjalan beriringan. Di satu sisi, upacara militer menegaskan pentingnya mitra strategis; di sisi lain, keterlibatan warga Indonesia menegaskan bahwa hubungan bilateral bukan hanya milik pemerintah, tapi juga masyarakat.

Dengan momentum peringatan 75 tahun hubungan diplomatik, kunjungan Presiden Prabowo di Islamabad menjadi simbol kebangkitan komitmen dua negara untuk saling mendukung di bidang politik, ekonomi, keamanan, hingga pertukaran budaya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU