INDOZONE.ID – Polda Metro Jaya mengonfirmasi telah menerima laporan polisi terkait salah satu tayangan Trans7 yang belakangan menuai kontroversi. Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya kini mulai melakukan penyelidikan atas laporan tersebut.
“Saat ini peristiwa yang dilaporkan sedang dilakukan pendalaman oleh rekan-rekan kami dari Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol. Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/10/2025).
Ade Ary memastikan kasus ini akan ditangani sesuai standar dan ketentuan yang berlaku, dengan tetap menjunjung profesionalisme.
Baca juga: Gus Falah Minta Chairul Tanjung Sowan ke PBNU, Minta Maaf Tayangan Trans7 Lecehkan Pesantren
“Laporannya baru diterima tanggal 15 kemarin. Mohon waktu, proses pendalaman akan terus dilakukan dan ditangani sesuai SOP yang berlaku,” kata Ade Ary.
“Akan kami tangani secara prosedural dan profesional,” tegasnya.
Dilaporkan ke Polisi
Kasus ini mencuat setelah tayangan program Xpose Uncensored milik Trans7 menjadi viral dan menuai polemik karena dinilai memfitnah serta menghina pesantren dan kiai. Tayangan tersebut kemudian dilaporkan ke polisi oleh Persatuan Alumni dan Simpatisan Pondok Pesantren Bustanul Ulum (Prabu).
Sebelum laporan dibuat, pihak Trans7 telah menyampaikan permintaan maaf melalui media sosial dan kanal YouTube resminya terkait tayangan yang menimbulkan kontroversi tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan