INDOZONE.ID - Polda Metro Jaya menegaskan jika pihaknya hingga kini belum menemukan adanya indikasi pembunuhan berencana dalam aksi penculikan Kepala Cabang Pembantu (Kacab) Bank BRI Cempaka Putih. Meski begitu, sebab tewasnya korban sendiri dipastikan karena penganiayaan.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra mengatakan jika pihaknya tidak mengenakan Pasal 340 atau pembunuhan berencana terhadap para tersangka dengan alasan tertentu.
"Terkait masalah dikenakan 340 karena mungkin ini kita lihat dari niatnya dari awal. Kalau 340nya betul-betul niatnya membunuh dengan dia merencanakan," kata Wira dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (16/9/2025).
Baca juga: Pomdam Jaya Bongkar Peran 2 Oknum TNI AD Kasus Tewasnya Kacab BRI: Diimingi Uang!
Dari temuan Polda Metro, indikasi pembunuhan berencana belum ditemukan. Pasalnya, penyidik hanya menemukan niat awal para pelaku yang fokus menculik dan memaksa korban untuk mau memindahkan rekening dormant.
"Dalam kasus ini bahwa niat dari pada si pelakunya adalah melakukan penculikan, namun akhirnya mengakibatkan korban meninggal dunia," ungkap Wira.
Penganiayaan Jadi Sebab Kematian
Di sisi lain, korban diketahui dihajar oleh para pelaku saat diculik. Korban dihajar saat lantaran melakukan perlawanan.
"Setelah dilakukan visum, kami sudah mendapatkan hasil sementara, hasil visum et repertum dimana korban meninggal diakibatkan karena kekerasan benda tumpul pada leher yang menekan jalannya nafas dan pembulu nadi besar sehingga menimbulkan atau menyebabkan mati lemas," kata Wira.
"Namun hasil tersebut belum final karena masih menunggu hasil pemeriksaan toksikologi," sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim mengatakan jika kondisi korban saat diculik sudah dalam keadaan lemas pasca mendapat tindakan kekerasan karena kerap melakukan perlawanan.
"Korban ini terus dipukuli sehingga korban lemas sehingga tidak berdaya lagi kemudian dibuang. Menurut pengakuan para tersangka pada saat dibuang masih bergerak tapi sudah lemas," kata Abdul Rahim.
Diberitakan sebelumnya, Kacab BRI Cempaka Putih diculik kawanan penculik di Jakarta Timur hingga ditemukan tewas di Bekasi. Kasus ini sudah berhasil diungkap polisi dan sebanyak 15 pelaku berhasil diringkus.
Baca juga: Motif Pembunuh dan Penculik Kacab BRI, Pemindahan Rekening Dormant
Kasus ini juga melibatkan dua oknum dari TNI AD dan mereka juga sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Pomdam Jaya. Di sisi lain, motif di balik kasus ini ialah tersangka membutuhkan bantuan kepala cabang untuk memindahkan uang di rekening dormant ke rekening penampung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan