KKB Maam Taplo, pembunuh nakes yang buron sejak 2021 berhasil ditangkap. (Dok. Istimewa)
INDOZONE.ID - Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 bersama Polres Keerom berhasil menangkap anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XV Ngalum Kupel bernama Maam Taplo yang sudah buron sejak tahun 2021.
Maam Taplo diketahui pernah membunuh tenaga medis (nakes).
"Penangkapan ini merupakan langkah penting dalam menegakkan hukum dan memberikan keadilan bagi para korban. Pelaku dengan rekam jejak kekerasan seperti ini harus mempertanggungjawabkan seluruh perbuatannya," kata Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Sabtu (22/11/2025).
Penangkapan diawali saat tim melakukan penyelidikan keberadaan pelaku.
Baca juga: Warga Pendatang di Yahukimo Diserang Simpatisan KKB Secara Brutal
Kemudian tim berhasil mengamankan pelaku Maam Taplo di Arso Swakarsa, Kabupaten Keerom siang hari tadi sekitar pukul 12.20 WIT tanpa perlawanan.
Sebelum ditangkap, pelaku rupanya sempat meninggalkan Kiwirok menuju Jayapura pada Agustus 2025 dengan dalih berobat ke RS Vanimo, Papua Nugini menggunakan surat rujukan dari Puskesmas Kiwirok karena mengalami pembengkakan pada perut.
Pasca ditangkap, pelaku kini dibawa ke Mapolda Papua untuk dilakukan pendalaman.
Wakil Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga menegaskan jika pihaknya akan terus melakukan pengembangan dan mengejar anggota KKB lainnya.
"Kami terus memantau pergerakan jaringan KKB dan memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga. Penegakan hukum terhadap para pelaku kekerasan akan dilakukan tanpa kompromi," kata Adarma.
Baca juga: Warga di Yahukimo Diserang Secara Brutal oleh Simpatisan KKB, Leher pun Sobek!
Berikut daftar aksi kriminal yang telah dilakukan Maam Taplo:
1. Pembunuhan dan Penganiayaan Berat Terhadap Nakes di Kiwirok: Dalam kasus tersebut, satu nakes bernama Gabriella Meilani tewas dan mengalami luka bacok di kepala, leher serta luka tusuk di perut. Terdapat pula 10 orang lainnya mengalami luka-luka.
2. Pembakaran Fasilitas Umum di Kiwirok: Sejumlah fasum dibakar oleh pelaku antara lain Bank Papua, puskesmas, pasar, perumahan puskesmas, kantor distrik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan