Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 19 NOVEMBER 2025 • 11:38 WIB

Soal 110 Anak Direkrut Jaringan Teroris, KPAI Pastikan Tak Diperlakukan sebagai Pelaku

Soal 110 Anak Direkrut Jaringan Teroris, KPAI Pastikan Tak Diperlakukan sebagai PelakuKetua KPAI Margaret Aliyatul Maimunah. (Dok. Divisi Humas Mabes Polri)

INDOZONE.ID - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merespons pengungkapan Densus 88 AT Polri yang mendeteksi 110 anak direkrut jaringan teroris. KPAI menyebut anak-anak tersebut harus diperlakukan selayaknya korban, bukan pelaku.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua KPAI, Margaret Aliyatul Maimunah. Margaret menyebut pihaknya mengapresiasi hasil kerja dari Densus 88 Polri.

"KPAI sangat mengapresiasi kinerja Densus 88, BNPT dan seluruh stakeholder. Upaya ini bukan hanya penegakan hukum, tetapi upaya penyelamatan anak-anak Indonesia dari eksploitasi jaringan terorisme," kata Margaret, seperti dikutip pada Rabu (19/11/2025).

"Kami memastikan bahwa setiap anak yang terlibat tidak diperlakukan sebagai pelaku, tetapi sebagai korban yang harus dilindungi hak-haknya," ungkapnya.

Oleh sebab itu, dia juga mengatakan anak-anak tersebut juga harus diberikan pendampingan psikologis, termasuk pendampingan hukum.

"Pendampingan psikologis dan hukum menjadi bagian yang tidak terpisahkan,” tegas Margaret.

Baca juga: Begini Cara Kerja Perekrut Pelajar Agar Gabung Kelompok Teroris Lewat Game Online

Lebih dalam, dia menyebut kepolisian sudah melakukan upaya yang luar biasa. Kini, tugas selanjutnya terhadap anak-anak tersebut, dikatakannya, menjadi tugas bersama.

"Polri telah melakukan langkah luar biasa. Kini tugas kita bersama memastikan perlindungan berkelanjutan agar anak-anak Indonesia terbebas dari ancaman radikalisasi digital," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Densus 88 AT Polri membongkar aktivitas perekrutan anak-anak dan pelajar ke dalam kelompok teroris. Sarana perekrutan adalah via media sosial (medsos) hingga game online.

Dalam kasus tersebut, Densus 88 sudah menangkap lima pelaku perekrut di sejumlah wilayah. Diduga, ada 110 anak direkrut melalui pola tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Soal 110 Anak Direkrut Jaringan Teroris, KPAI Pastikan Tak Diperlakukan sebagai Pelaku

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!