Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 29 JULI 2025 • 07:13 WIB

Polisi Senang Ungkap Hasil Operasi Patuh 2025, Kecelakaan Lalu Lintas Turun 12%

Polisi Senang Ungkap Hasil Operasi Patuh 2025, Kecelakaan Lalu Lintas Turun 12%Ilustrasi Operasi Patuh Jaya oleh kepolisian. (INDOZONE/Arya Manggala)

INDOZONE.ID - Dua pekan operasi lalu lintas dengan sandi Operasi Patuh 2025 yang digelar serentak di seluruh Indonesia sudah berakhir digelar. Hasilnya, angka kecelakaan lalu lintas sendiri menurun dalam operasi ini.


Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. Irjen Agus mengatakan, hasil dari Operasi Patuh ini cukup menggembirakan.

"Operasi Patuh tahun ini berjalan baik dan hasilnya cukup menggembirakan. Angka kecelakaan turun, masyarakat semakin sadar, dan program Polantas Menyapa terbukti efektif,” kata Irjen Agus dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Selasa (29/7/2025).

Baca juga: Operasi Patuh di Jakarta, Kapolda Metro Tak Beri Toleransi Penggunaan Pelat Palsu!


Irjen Agus menyebut, program Polantas Menyapa menjadi ciri khas Operasi Patuh 2025. Program ini mengedepankan silaturahmi antara Polisi Lalu Lintas dan masyarakat dengan cara menyapa, berinteraksi, dan memberikan edukasi langsung kepada pengguna jalan.

"Pendekatan humanis ini membuat kesadaran masyarakat meningkat sehingga berdampak pada turunnya kecelakaan," lanjutnya.

Data Operasi Patuh 2025

Berdasarkan data selama Operasi Patuh 2025, kegiatan bimbingan dan penyuluhan meningkat hingga 3.597 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penyuluhan langsung juga naik 7,6 persen dan pemasangan himbauan melonjak 48,2 persen.

Polantas juga aktif melakukan tatap muka dengan komunitas logistik sebanyak 16.156 kali, serta silaturahmi bersama 7.728 komunitas roda dua dan roda empat. Sementara itu, kegiatan preventif berupa pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli justru turun 14,2 persen. 

Untuk kegiatan represif mengalami kenaikan 17,2 persen didominasi teguran simpatik sebanyak 729.977 teguran, tilang manual meningkat 82,1 persen menjadi 243.585 pelanggaran sedangkan tilang elektronik justru menurun. E-TLE statis tercatat 67.648 pelanggaran atau turun 20,1 persen dan E-TLE mobile turun 27,7 persen menjadi 60.981 pelanggaran.

Baca juga: Polda Maluku Gelar Sosialisasi Operasi Patuh Salawaku 2025 di Kantor Kemenag Ambon

Jenis Pelanggaran Terbanyak


Jenis pelanggaran terbanyak yakni tidak menggunakan helm SNI yang naik 20,4 persen menjadi 240.743 kasus disusul pelanggaran tidak menggunakan sabuk keselamatan yang turun 16 persen, mengemudi melawan arus yang naik 42,2 persen, berkendara di bawah umur naik 66 persen dan berboncengan lebih dari satu orang naik 16,4 persen. Pelanggaran lalu lintas masih didominasi kendaraan roda dua dengan 82,49 persen, sedangkan roda empat hanya 17,51 persen.

Sedangkan untuk data kecelakaan lalu lintas juga menunjukkan perbaikan yakni jumlah kasus kecelakaan turun 11,29 persen menjadi 2.884 kasus. Korban meninggal dunia turun hampir 20 persen menjadi 334 orang, korban luka ringan turun 19,9 persen sedangkan korban luka berat naik 5,59 persen.

"Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras semua pihak, termasuk masyarakat. Kami akan terus menjaga sinergi agar keselamatan berlalu lintas menjadi budaya bersama," pungkas Kakorlantas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wawancara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Polisi Senang Ungkap Hasil Operasi Patuh 2025, Kecelakaan Lalu Lintas Turun 12%

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!