Donald Trump: Iran Sangat Ingin Capai Kesepakatan dengan AS, Jika Gagal Kami Lanjutkan Operasi Militer
INDOZONE.ID - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kembali melontarkan klaim terkait perang dengan Iran. Trump mengatakan, saat ini Teheran sangat ingin mencapai kesepakatan dengan Washington.
Namun, Trump memperingatkan Iran agar tidak main-main soal keinginan untuk berdamai. Jika kesepakatan kembali gagal, maka AS siap melanjutkan operasi militernya.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat menghadiri Defense and Innovation Summit di Pennsylvania, Rabu (15/7/2026).
Baca juga: Donald Trump: Iran Akan Dihantam 1.000 Rudal jika Coba Membunuh Saya
"Kami berada dalam posisi yang sangat baik terkait Iran. Republik Islam Iran sedang tidak baik-baik saja saat ini," kata Trump.
Trump mengklaim para pemimpin Iran tengah berupaya membuka jalan menuju perundingan untuk mengakhiri konflik yang berlangsung.
"Mereka sangat ingin menyelesaikan masalah ini. Mereka tidak menyukai apa yang sedang kami lakukan, dan mereka memang ingin mencapai penyelesaian. Nanti kita lihat apakah kami akan mencapai kesepakatan dengan mereka atau justru menyelesaikannya dengan cara lain," ujarnya.
Dalam beberapa hari terakhir, Amerika Serikat dan Iran kembali saling melancarkan serangan meski sebelumnya telah menyepakati nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri perang. Konflik tersebut dipicu oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Februari lalu.
Di sisi lain, Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan telah melancarkan gelombang kedua serangan militer terhadap Iran pada Rabu.
Baca juga: Trump Ingin Hapus Aturan Ius Soli, Bayi yang Lahir Tak Lagi Otomatis dapat Kewarganegaraan AS
Menanggapi hal itu, Trump menegaskan bahwa Iran akan segera mengalami kekalahan.
"Iran akan segera kami kalahkan. Mereka akan kalah dalam waktu yang tidak lama lagi," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Anadolu