Selasa, 04 MARET 2025 • 08:51 WIB

Banjir Bandang Puncak Bogor, Suami Hilang Terseret Arus saat Selamatkan Istri

Author

Jembatan dan jalan terputus akibat diterjang banjir bandang di Kampung Pensiunan, Desa Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

INDOZONE.ID - Banjir bandang yang menerjang Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengakibatkan adanya korban jiwa.

Insiden terjadi saat banjir melanda Desa Citeko, Kecamatan Cisarua pada Minggu, 2 Maret 2025 malam.

Dalam situasi panik, Yuyun terseret banjir namun berhasil selamat. Sayangnya, suaminya, Asep Mulyana, yang berusaha menolong, justru terseret arus dan hingga kini masih belum ditemukan.

"Dalam situasi darurat, seorang warga bernama Yuyun terbawa arus, namun berhasil diselamatkan. Sayangnya, suaminya, Asep Mulyana, yang mencoba menolong, justru terseret arus dan belum ditemukan hingga saat ini," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, mengutip Antara, Selasa (4/3/2025).

Baca Juga: Banjir Jakarta Telan Ribuan Korban, BNBP Pastikan Kecukupan Bantuan

Banjir terjadi setelah air Kali Cisaru meluap secara tiba-tiba pada Minggu (2/3/2025) malam.

Ketinggian air sempat mencapai lutut dengan arus yang cukup kuat. 

Warga yang panik berusaha menyelamatkan diri dengan alat seadanya, berlindung dari terjangan air yang semakin deras.

Hingga saat ini, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, serta para relawan dan pemerintah desa masih melakukan pencarian terhadap Asep.

Baca Juga: Banjir Kepung Jakarta, 47 RT Jaksel dan Jaktim Terdampak

Selain itu, mereka juga melakukan pendataan terhadap warga terdampak untuk memastikan penyaluran bantuan logistik berjalan lancar.

Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Bogor, banjir telah surut pada Senin petang.

Beberapa daerah yang terdampak meliputi Kecamatan Rumpin, Bojong Gede, dan Cisarua.

Di Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, satu rumah dan satu pondok pesantren terdampak banjir. Sementara di Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojong Gede, sebanyak 137 rumah terendam dengan total 547 warga terdampak.

Di Desa Tugu Selatan, 119 rumah juga terendam, menyebabkan 423 jiwa terkena dampaknya.

Setelah banjir surut, warga kini mulai membersihkan rumah mereka dari lumpur dan sisa material yang terbawa arus.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU