Minggu, 02 JUNI 2024 • 11:00 WIB

3 Fakta Pernyataan Prabowo soal Kesiapan Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

Author

Menteri Pertahanan dan Presiden Terpilih, Prabowo Subianto dalam Forum IISS Shangri-La Dialogue di Singapura pada Sabtu, 1 Juni 2024. (Instagram / kemhanri)

INDOZONE.ID - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia siap mengirim pasukan perdamaian untuk mendukung gencatan senjata di Gaza jika diminta oleh PBB.

Hal ini disampaikan pada Shangri-La Dialogue Singapura, konferensi keamanan terkemuka di Asia.

Berikut 3 fakta pernyataan Prabowo tentang kesediaan Indonesia mengirim pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina.

Kesiapan Indonesia dalam Evakuasi dan Perawatan Medis

Menteri Pertahanan dan Presiden Terpilih, Prabowo Subianto dalam Forum IISS Shangri-La Dialogue di Singapura pada Sabtu, 1 Juni 2024. (Instagram / kemhanri)

Selain kesiapan mengirim pasukan perdamaian, Presiden terpilih Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Indonesia juga siap mengevakuasi hingga 1.000 pasien dari Gaza untuk mendapat perawatan medis di lokasi yang aman.

Ini adalah respon terhadap situasi kemanusiaan yang semakin memburuk di wilayah tersebut.

Baca Juga: Sekjen PBB Sambut Baik 3 Proposal Gencatan Senjata di Gaza dari Joe Biden

Rumah Sakit Indonesia di Gaza, yang dikelola oleh LSM Indonesia, sebelumnya terpaksa ditutup pada bulan November 2023 akibat serangan yang masif.

Seruan untuk Penyelidikan dan Solusi Adil bagi Palestina

Menteri Pertahanan dan Presiden Terpilih, Prabowo Subianto dalam Forum IISS Shangri-La Dialogue di Singapura pada Sabtu, 1 Juni 2024. (Instagram / kemhanri)

Prabowo menegaskan pentingnya penyelidikan menyeluruh terhadap bencana kemanusiaan di Rafah, Gaza, serta menekankan perlunya solusi yang adil bagi rakyat Palestina.

Ia menekankan bahwa hak Israel untuk ada harus diakui, namun hak Palestina untuk memiliki negara dan hidup damai juga harus dihormati. 

Baca Juga: Joe Biden Umumkan Rencana Genjatan Senjata Baru untuk Gaza

Prabowo juga mendukung proposal 3 tahap Presiden AS Joe Biden, untuk gencatan senjata di Gaza.

Indonesia Mendesak Kepatuhan Internasional terhadap Hukum

Menteri Pertahanan dan Presiden Terpilih, Prabowo Subianto bersama Menteri Pertahanan Belanda, H.E. Kadalam Forum IISS Shangri-La Dialogue di Singapura pada Sabtu, 1 Juni 2024. (Instagram / kemhanri)

Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengecam serangan Israel di Rafah dan menyerukan agar Israel mematuhi putusan Pengadilan Internasional.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa Indonesia menekankan pentingnya kepatuhan internasional terhadap hukum, dengan membahas kewajiban Israel untuk mematuhi putusan Pengadilan dan menghentikan serangan ofensifnya di Palestina.

Pernyataan Prabowo bahwa Indonesia bersedia mengirimkan pasukan perdamaian, menunjukkan komitmen Indonesia terhadap perdamaian di Timur Tengah.

Kesiapan untuk mengirim pasukan perdamaian dan menyediakan bantuan medis menunjukkan niat baik Indonesia untuk membantu menyelesaikan konflik di Gaza secara damai dan adil.

Dengan langkah-langkah ini, Indonesia berharap dapat berkontribusi pada upaya internasional untuk membawa stabilitas dan keamanan bagi semua pihak yang terlibat.


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.

Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU