INDOZONE.ID - Terjadi guncangan gempa tektonik di sekitar wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa Barat pada sabtu (27/04/2024), pukul 23:29 WIB lalu. Akibatnya banyak rumah warga dan fasilitas umum yang hancur akibat dari gempa besar yang terjadi di Garut, Jawa Barat ini.
Gempa M6,2 dengan titik kedalam 70KM ini terjadi karena adanya deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia, biasa disebut dengan gempa dalam lempeng (intra-slab earthquakke).
Setelah ditelurusi lebih lanjut oleh para pakar dari BMKG, mereka mengatakan bahwa gempa ini bukan gempa megathrust.
Baca Juga: 4 Orang Terluka Imbas Gempa Bumi Garut, Puluhan Rumah Warga Rusak!
Akun twitter/@DaryonoBMKG mengatakan teori terkait gempa bumi yang menghancurkan rumah-rumah di Garut.
“ini bukti bahwa gempa selatan Jabar M6,2 bukan gempa megathrust (di bidang kontak) tapi gempa ini akibat pecahnya batuan dalam lempeng Indo-Australia (instralab earthquake)," cuitnya.
Gempa di Garut yang terjadi pada Sabtu (27/04/2024) ini memiliki dampak yang cukup besar di sekitaran wilayah Cianjur Selatan, Sukabumi, Tasikmalaya, Bandung, Garut, Sumedang, Pandeglang, Tangerang, Tangsel, Bogor, DKI Jakarta, Kebumen, Banyumas, Cilacap, Bantul, Sleman, Kulonprogo, Trenggalek.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: X/@DaryonoBMKG