Senin, 22 APRIL 2024 • 09:20 WIB

Peran Indonesia dalam Just Energy Transition Partnership, Menkeu Ungkap Tantangan dan Kolaborasi dalam Transisi Energi

Author

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama JETP mengikuti diskusi GEAPP. (kemenkeu)

INDOZONE.ID - Pekan lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama dengan negara-negara anggota International Partners Group (IPG) dan Just Energy Transition Partnership (JETP) mengikuti diskusi yang diadakan oleh Global Energy Alliance for People and Planet (GEAPP), South Africa's Presidential Climate Commission, World Resources Institute (WRI), dengan dukungan dari World Bank.

Dalam acara tersebut, berbagai negara membahas upaya dan perbaikan yang diperlukan dalam transisi energi yang adil.

"JETP Indonesia, Just Energy Transition Partnership for Indonesia, adalah program pendanaan untuk mempercepat transisi yang adil, dengan pendanaan dari dana publik IPG dan sektor swasta melalui The Glasgow Financial Alliance for Net Zero (GFANZ). JETP merupakan salah satu hasil dari KTT Presidensi G20 di Bali tahun 2022," kata Menteri Keuangan.

Menkeu juga mengungkapkan bahwa di Indonesia, kolaborasi dengan IPG telah menghasilkan rencana kebijakan dan investasi komprehensif JETP yang diluncurkan pada November 2023.

Baca Juga: Iran Rubah Strategi: Nuklir Bukan Lagi Energi, Tapi Senjata

"Targetnya ambisius, seperti mencapai 44% energi terbarukan dari total energi nasional pada tahun 2030, dan mencapai emisi bersih untuk sektor ketenagalistrikan pada tahun 2050," tambahnya.

Dalam diskusi bersama negara-negara anggota JETP, Menteri Keuangan membahas struktur pendanaan, dengan 3% dari dana publik bersifat hibah dan sekitar 60% berupa pinjaman lunak.

"Saya menekankan pentingnya pendanaan yang bersifat lunak, penyederhanaan akses, dan menjaga transparansi serta akuntabilitas," ungkapnya.

Di Indonesia, pendanaan dapat disalurkan melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) dalam rangka melaksanakan Energy Transition Mechanism (ETM), platform negara untuk transisi energi nasional.

Baca Juga: Mahfud MD soal Transaksi Rp349 Triliun: Libatkan 491 ASN Kemenkeu, Ada 3 Kelompok

Indonesia juga mengusulkan agar pendanaan JETP dapat disalurkan melalui ETM-Country Platform. Selain itu, Indonesia mencatat kemajuan yang baik, termasuk beberapa proyek prioritas yang berorientasi pada target untuk tahun 2024 dalam kerangka JETP.

"Peran proaktif dari semua pihak sangat diperlukan agar koordinasi antara negara-negara anggota IPG dan lembaga keuangan perantara menjadi lebih lancar dan kohesif, sehingga memungkinkan tercapainya sinergi, responsif dalam mengatasi tantangan, dan maksimalisasi upaya kolektif," tandas Menkeu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kemenkeu

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU