INDOZONE.ID - Direktorat Tindak Pidana Khusus Badan Reserse Kriminal Polri mengungkap dugaan penyebaran bahan bakar minyak (BBM) palsu.
Dilansir dari tribratanews.polri Kamis (28/03/2024) "tersangka, diantaranya RHS (49), AP (37), DM (41), RH (26), dan RY (24)" kata Brigadir Jenderal Polisi Hersadwi Rusdiyono pada konferensi pers.
Para pelaku menyebarkan BBM palsu di empat Stasiun Pengisian Bahan Bakar yang berbeda, termasuk di Tangerang, Cipondoh, Kebon Jeruk (Jakarta Barat), dan Cimanggis (Depok).
Berdasarkan investigasi, para pelaku mencampurkan BBM jenis Pertalite dengan Pertamax dan menambahkan pewarna, dengan tujuan untuk membuat BBM palsu tersebut memiliki warna biru yang mirip dengan BBM jenis Pertamax.
Menurut pernyataan, RHS terlibat dalam kegiatan tersebut dari Juni 2022 hingga Maret 2024, sementara DM terlibat dari Januari 2023 hingga Januari 2024.
AP dan RY terlibat dari Januari hingga Maret 2024. Total keuntungan yang diperoleh diperkirakan melebihi Rp2 miliar, seperti yang dijelaskan oleh Dirtipiter.
Baca Juga: Begini Modus 4 SPBU Oplos BBM Berujung Ditindak Bareskrim: Sulap Pertalite Jadi Pertamax
Di samping menegakkan tersangka, Polri juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk ribuan liter BBM tipe Pertamax yang diduga palsu.
Dirtipiter menjelaskan bahwa barang bukti yang disita berupa 29.046 liter BBM Pertamax yang diduga palsu di empat tangki pendam SPBU.
Sebelumnya, Bareskrim Polri telah mengungkap 17 kasus penyelewengan BBM oleh pengelola SPBU, yang mengakibatkan penetapan 67 tersangka sejak Januari 2024
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Tribatanews.polri.go.id