Jajaran Polda Jawa Tengah dalam kurun waktu sekitar satu bulan berhasil membongkar puluhan kasus penimbunan hingga pengoplosan BBM di wilayah Jawa Tengah. Dalam kasus ini, ada sebanyak 66 orang yang ditetapkan sebagai tersangka salah satunya oknum ASN.
"Ada 66 orang yang tersangka yang diamankan dari 50 jumlah kasus," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Senin (5/9/2022).
Pengungkapan kasus ini berlangsung dalam periode 1 Agustus hingga 3 September 2022. Dari pengungkapan kasus ini, Dedi menyebut ada salah satu tersangka yang bekerja sebagai pegawai aparatur sipil negara (ASN).
"Kasus menarik perhatian adalah penyelewengan dilakukan oleh oknum ASN di Pekalongan. Oknum tersebut bolak balik mengisi penuh tangki mobilnya solar. Polisi yang mengawasi lalu mengikuti oknum tersebut dan mendapati ternyata oknum tersebut memindahkan solar ke jerigen untuk dijual lebih mahal memanfaatkan kenaikan harga," papar Dedi.
Dalam pengungkapan puluhan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Salah satu barang buktinya yaitu BBM dengan jumlah besar.
"Barang bukti yang diamankan yakni solar bersubsidi sebanyak 81,9 ton, pertalite sebanyak 3,2 ton, mobil 38 unit, motor enam unit, alat komunikasi sembilan unit dan tandon kapasitas 1.000 liter sebanyak 40 buah," kata Dedi.
Lebih jauh Dedi menyebut para pelaku melakukan aksinya dengan tujuan ingin mendapat keuntungan besar dari BBM. Untuk itu para pelaku sengaja melakukan aksi penimbunan.
"Rata-rata motif para pelaku melakukan penyalahgunaan dan penimbunan BBM bersubsidi untuk mendapatkan keuntungan karena disparitas harga dan lemahnya pengawasan," beber Dedi.
BACA JUGA: Beli BBM Pakai Mobil Modifikasi, Kawanan Ini Akhirnya Diciduk Polisi
Selain itu, Polri ditegaskan Dedi tidak akan pandang bulu melakukan penindakan terkait kasus BBM. Polri disebutnya juga akan memonitor proses pendistribusian BBM hingga menempatkan personel di pom bensin untuk membantu mengedukasi masyarakat terkait kenaikan harga BBM.
"Menempatkan personel Polri di pom bensin dengan tujuan agar masyarakat dapat diberikan pencerahan serta menyikapi secara positif dampak kenaikan harga BBM tersebut selain melakukan pengamanan objek," pungkasnya.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: