Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono sebut kondisi Covid-19 di Indonesia lebih baik dari negara tetangga.
"Saat ini eskalasi di negara-negara tetangga masih terjadi, seperti di Malaysia, Filipina, Vietnam masih terus terjadi sedangkan kita sudah mulai menurun," ujar Dante, Senin malam (6/9), dikutip dari Antara.
Meski begitu, Dante tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat meski sudah divaksin dan kasus COVID-19 di dalam negeri menurun.
Dari berbagai macam strategi penanganan yang perlu dilanjutkan di tengah penurunan kasus, Dante menyebut yang paling penting adalah tes epidemiologi, pelacakan ratio kontak erat, dan percepatan vaksinasi.
Di samping itu, implementasi PPKM berbasis level 1-4 juga harus tetap dilakukan, serta pemanfaatan teknologi digital dalam implementasi protokol kesehatan.
"Kita sudah mempunyai aplikasi PeduliLindungi, dengan PeduliLindungi ini masyarakat dipantau, kemudian dimitigasi serta dievaluasi status mobilisasinya," ujarnya.
"Ini dilakukan evaluasi agar tidak melakukan penyebaran dan meningkatkan terjadinya kasus," sambungnya.
Saat ini, pemerintah telah melakukan penggunaan aplikasi PeduliLindungi itu di enam sektor, yakni perdagangan, transportasi, pariwisata, kantor/pabrik, keagamaan, dan pendidikan.
Melalui aplikasi PeduliLindungi, telah terjaring sebanyak 1.625 kasus yang masuk dalam kriteria hitam dan terdeteksi di sektor perdagangan, terutama ketika akan masuk mall.
"Jadi 1.625 kasus ini adalah mereka yang tidak diketahui sebelumnya atau sudah diketahui sebelumnya menderita COVID-19 atau kontak erat, tetapi mereka masih berkeliaran di jalan," katanya.
"Jadi aplikasi ini penting sekali untuk menjaga masyarakat supaya tidak terjadi kontak yang erat," pungkasnya.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: