Melalui sebuah video singkat, pihak kepolisian dari Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berduka dan meminta maaf kepada TNI AL atas komentar anggota yang tak pantas dari musibah KRI Nanggala-402.
Dikutip dari akun Instagram @infokomando, tampak seorang polisi yang mewakili Polda DIY mengucapkan maafnya kepada TNI AL dan berharap seluruh kru awak kapal KRI Nanggala-402 diampuni segala dosa-dosanya.
"Kami dari Polda DIY menyatakan duka yang mendalam atas musibah yang dialami oleh KRI Nanggala-402 dan kru serta keluarganya. Semoga Almarhum diterima disisi Allah, dilapangkan kuburnya dan diampuni segala dosa-dosanya serta keluarga yang ditinggalkan tabah," kata pernyataan itu.
Baca juga: Bocah 7 Tahun yang Dibanting 27 Kali Selama Latihan Judo Kini dalam Keadaan Koma
"Kemudian, kami juga meminta maaf kepada keluarga besar TNI AL dan masyarakat Indonesia bahwasanya ada anggota Polsek Kalasan yang telah memposting komentar yang membuat perasaan tidak enak, membuat kegaduhan di media sosial," tambahnya.
"Untuk itu, kami minta maaf yang sebesar-besarnya kepada TNI AL khususnya, kepada keluarga, kepada masyarakat Indonesia. Dan kami yakinkan bahwa yang bersangkutan akan menerima konsekuensinya," jelas permintaan maaf itu.
Disebutkan juga bahwa anggota yang menyebarkan komentar tidak baik akan menerima tindakan proporsional. Sebelumnya, seorang oknum polisi yang berasal dari Polsek Kalasan mengunggah komentar buruk di media sosial terkait musibah KRI Nanggala 402.
Oknum polisi tersebut adalah Aipda Fajar Indriawan yang merupakan anggota polisi yang bertugas di Polsek Kalasan Sleman. Namun, dalam sebuah foto yang beredar di media sosial, tampak Aipda Fajar telah dipanggil tim penyidik Polda DIY untuk menjalani pemeriksaan.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: