Rabu, 03 MARET 2021 • 17:38 WIB

Setahun Covid-19, PDIP: Anies Lebih Banyak Berpolemik dengan Pemerintah Pusat

Author

Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai meninjau kesiapan penerapan prosedur standar New Normal di Stasiun MRT Bundaraan HI, Jakarta. (ANTARA/Sigit Kurniawan)

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan, Gilbert Simanjuntak melayangkan kritikan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menangani kasus Covid-19 yang telah terjadi selama satu tahun.

"Lebih banyak berpolemik dengan (Pemerintah) Pusat, sehingga energinya habis untuk hal ini dan untuk tampil di TV," ucap Gilbert dalam keterangannya, Rabu (3/3/2021).

Selama setahun penanganan Virus Corona, Gilbert menyebutkan jajaran Anies Baswedan kerap menggembor-gemborkan jumlah testing yang melebihi standar badan kesehatan dunia (WHO).

Baca Juga: Terungkap! Motif Bos Jakarta Utara Lecehkan Karyawan: Nafsu Plus Merasa Pimpinan

Padahal, menurut anggota Komisi B DPRD DKI ini, pemeriksaan terkair virus Corona tersebut juga harus diikuti oleh jumlah pelacakan atau tracing yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Padahal testing harus diikuti tracing dan ideal 1:33. Sementara data DKI hanya pernah muncul sekali 1: 3 di Mei 2020. Testing juga banyak duplikasi data, karena tisak ada cleansing. Orang yang bisa berkali-kali dites, artinya tracing rendah," terangnya.

Lebih lanjut, Gilbert pun mengungkapkan Pemprov DKI tidak melakukan pengawasan, dan penindakan yang tidak ketat terhadap protokol kesehatan, serta ketidaksiapan terkait fasilitas kesehatan.

"Ketidaksiapan dalam dampak pandemi, seperti tempat perawatan ringan dan berat/ICU dan kuburan," tandas Gilbert.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU