Anak panah yang diamankan oleh pihak kepolisian saat kerusuhan 22 Mei diduga telah dicampur dengan zat tertentu, sebelum akhirnya dilontarkan ke para petugas.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi, menuturkan bahwa saat ini mereka sedang melakukan pengecekan ke intelijen. Selain itu, pihaknya juga akan mengecek bom molotov yang digunakan oleh para perusuh.
Hal itu dikarenakan api yang menyala pada bom tersebut lebih lama dari biasanya. Hingga saat ini, kepolisian Jakarta Barat telah mengamankan 184 pelaku perusuhan 22 Mei.
Sejumlah barang bukti juga seperti benda tajam, busur, bom molotov, petasan dan bambu runcing hinga uang tunai Rp 20 juta juga sudah disita oleh pihak kepolisian.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi, menuturkan bahwa saat ini mereka sedang melakukan pengecekan ke intelijen. Selain itu, pihaknya juga akan mengecek bom molotov yang digunakan oleh para perusuh.
Hal itu dikarenakan api yang menyala pada bom tersebut lebih lama dari biasanya. Hingga saat ini, kepolisian Jakarta Barat telah mengamankan 184 pelaku perusuhan 22 Mei.
Sejumlah barang bukti juga seperti benda tajam, busur, bom molotov, petasan dan bambu runcing hinga uang tunai Rp 20 juta juga sudah disita oleh pihak kepolisian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber:
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU