Selasa, 30 JUNI 2026 • 05:05 WIB

Daftar 76 Calon Paskibraka Nasional 2026 Resmi BPIP Beserta Tahapan Selanjutnya

Author

Ilustrasi Paskibraka. (Dok. BPIP)

INDOZONE.ID - Suasana haru dan rasa bangga tengah menyelimuti generasi muda berprestasi di seluruh penjuru Nusantara. Melalui konferensi pers yang digelar di Jakarta baru-baru ini, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) secara resmi mengumumkan hasil akhir seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026.

Sebanyak 76 putra-putri terbaik bangsa telah terpilih untuk mewakili 38 provinsi di Indonesia. Mereka nantinya akan mengemban tugas mulia pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta. Bagi kamu yang ingin mengetahui siapa saja sosok-sosok inspiratif ini, INDOZONE telah merangkum informasi lengkapnya.

Daftar 76 Calon Paskibraka Nasional 2026 Resmi BPIP

Untuk menjawab rasa penasaran publik, berikut adalah detail lengkap Daftar 76 Calon Paskibraka Nasional 2026 Resmi BPIP yang terdiri dari 38 perwakilan putra dan 38 perwakilan putri dari seluruh penjuru Nusantara:

No Provinsi Calon Paskibraka Putra Calon Paskibraka Putri
1 Aceh Muhammad Hibban Annafis Zilqueensa Abintary Laudicia S.
2 Sumatera Utara Gussa Oliver Nainggolan Felesia Rismaito Munthe
3 Sumatera Barat Ahmad Alfatih Ulya Kireina Halim
4 Riau Rizqy Aditya Siregar Arifa Rahma Maulydha
5 Jambi Achmad Fachri Mubarok Rizkia Putri
6 Sumatera Selatan Muhammad Ikhsan Nugroho Khalyana Zahira Sandi
7 Bengkulu M. Aryo Wira Zandhyka. Y Nadine Permata Vanza
8 Lampung Naufal Ghaly Oktora Chika Azahra Salsabilla
9 Kepulauan Bangka Belitung Muhammad Furqoen Nul Hakim Fira Haniyah
10 Kepulauan Riau Muhammad Salman Farisi Raudah Mabrura
11 DKI Jakarta Muazzam Saqif Hasani Siregar Latiesha Firenzie Bharata
12 Jawa Barat Baruno Wicaksono Aisha Calista Permata
13 Jawa Tengah Hilmi Tisna Yuwanda Qothrunnada Azzahra Husna
14 Daerah Istimewa Yogyakarta Ahmad Raditya Anggita Ayu Mahanani Hanifah
15 Jawa Timur Reihan Nifan Arkana Angelica Theona Putri
16 Banten Chaysar Purnama Putra Adzra Khairy Fadian
17 Bali I Made Dwi Sathya Kurniawan Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani
18 Nusa Tenggara Barat Maharazthu Rizqhy Ramadhana C. Belvana Rolanda Vindia Kurniawan
19 Nusa Tenggara Timur Atanasius Meyllano Frans Yogar Eighteen Jeanette Hekboy
20 Kalimantan Barat Mirza Rafi Navazani Celine Olivia Apriani Theo
21 Kalimantan Tengah Muhammad Azham Alfarizqi Ajeng Bunga Safitri
22 Kalimantan Selatan I Nyoman Harya Dhanurendra D. Siti Nur Adlina
23 Kalimantan Timur Gus Luthfy Azka Nararya Julita Rista Lestari
24 Kalimantan Utara Muhammad Zainal Ihsan Desy Natalia
25 Sulawesi Utara Gabriel Gilbert Miller Kamasi Faith Louisa Tabita Maengkom
26 Sulawesi Tengah Fahriansyah Rihama Chintya Graciella Rorong
27 Sulawesi Selatan Juan Pablo Taswina Putri
28 Sulawesi Tenggara Laode Reyhan Putra Satria Korwa Waode Bintang Adisya
29 Gorontalo Muhammad Azka Gaib Khasyifa Anindi Sudarmanto
30 Sulawesi Barat M. Deni Fikri Ismi Ulfaida
31 Maluku Louise Adriano Hutasoit Cinzia Christovani Marantika
32 Maluku Utara Haikal Khadafi H. Laode Mardhatilla A. Putri
33 Papua Johanes Matius Paulus Rumsayor Neeltje Deliana Insjowi Werimon
34 Papua Barat Daya Pieter Felix Paskah Yapen Vila Delvia Nauri
35 Papua Barat Marco Marcel Kurei Hasna Iriani Rumbiak
36 Papua Selatan Vinsensius Renaldi Oey Yolmen Kristina Ndiken
37 Papua Tengah Christopher Leon Bringga Tabuni Gladys Manuella Aibekob
38 Papua Pegunungan Michael Marchel Winka Fakdawer Julia Maharani Dabi

Tahapan Krusial Menuju Pengukuhan Istana

Bagi 76 nama yang telah disebutkan di atas, langkah mereka tidak berhenti pada tahap pengumuman. Para Calon Paskibraka ini harus melewati serangkaian tahapan pembentukan mental dan fisik yang sangat disiplin sebelum akhirnya dikukuhkan.

Adapun rangkaian tahapan pemusatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) tersebut meliputi:

  • Registrasi dan pemanggilan resmi peserta.
  • Pemusatan pendidikan dan pelatihan.
  • Pembinaan Ideologi Pancasila secara mendalam.
  • Pembentukan karakter kepemimpinan dan kedisiplinan.
  • Latihan intensif pengibaran dan penurunan Bendera Pusaka.

Setelah menyelesaikan seluruh tahapan tersebut dengan baik, para peserta akan dikukuhkan secara resmi sebagai anggota Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2026.

Proses Seleksi Ketat, Objektif, dan Transparan

Perjalanan para peserta untuk bisa lolos ke tingkat nasional bukanlah hal yang mudah. Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, memaparkan bahwa antusiasme generasi muda pada tahun 2026 sangat luar biasa. Tercatat ada 119.441 pendaftar dari seluruh Indonesia yang mengikuti proses seleksi awal berjenjang.

Dari ratusan ribu pendaftar tersebut, sebanyak 228 peserta berhasil melaju hingga tahap verifikasi tingkat pusat di Jakarta. Proses verifikasi ini melibatkan puluhan tenaga ahli, mulai dari 80 tenaga medis profesional, unsur TNI dan Polri, psikolog dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), hingga Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI). Hal ini memastikan bahwa seleksi berjalan dengan standar meritokrasi yang tinggi.

Sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan informasi, BPIP juga menggunakan Aplikasi Transparansi Paskibraka yang memungkinkan masyarakat memantau seluruh proses pembentukan secara akuntabel, bebas dari praktik korupsi, kolusi, maupun nepotisme (KKN).

Visi Pemimpin Masa Depan dan Landasan Hukum Program

Perlu dipahami bahwa program Paskibraka bukan sekadar seremonial baris-berbaris. Program ini merupakan fondasi penting dalam menyiapkan talenta-talenta muda untuk masa depan Indonesia.

"Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera. Program ini merupakan wadah kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila, berjiwa patriotik, memiliki semangat persatuan, serta siap mengabdi kepada bangsa dan negara," tegas Kepala BPIP, Yudian Wahyudi.
Penyelenggaraan ini memiliki payung hukum yang kuat, yakni Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, yang kemudian diperkuat dengan Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022. Kedua peraturan ini memastikan bahwa Paskibraka di tingkat pusat hingga daerah diselenggarakan secara terstandar sebagai wadah mengarusutamakan nilai Pancasila.

Bagi peserta yang belum berkesempatan bertugas di tingkat pusat, Wakil Kepala BPIP Rima Agristina mengingatkan agar tidak berkecil hati. Mereka adalah putra-putri terbaik yang secara otomatis akan mengemban tugas tak kalah penting, yakni menjadi Paskibraka di tingkat provinsinya masing-masing.

Nantinya, setelah purnatugas, seluruh anggota Paskibraka ini akan dibina secara berkelanjutan sebagai Purnapaskibraka dan Calon Duta Pancasila yang diharapkan menjadi teladan positif di tengah masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BPIP RI, Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU