INDOZONE.ID - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri kini turun tangan memberikan dukungan penuh terhadap Polres Katingan dalam mengusut kasus narkotika yang merenggut nyawa seorang polisi. Kasus ini diketahui juga menghilangkan dua anggota polisi lainnya.
"Kami akan melakukan backup penuh terhadap jajaran di lapangan," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso kepada wartawan, Kamis (2/7/2026).
"Baik dalam proses pencarian anggota yang masih belum ditemukan, pengamanan wilayah maupun pengungkapan tuntas jaringan narkotika dan pelaku penyerangan terhadap anggota Polri," sambungnya.
Baca juga: Polres Jakbar Ciduk WN China di Apartemen, Sita Berbagai Macam Jenis Narkotika
Lebih jauh, Eko membahas berkaitan dengan kesiapan personel saat melakukan penindakan di lapangan. Dia mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi menjauh.
"Setiap pelaksanaan penindakan harus dipersiapkan secara matang, mulai dari perencanaan operasi, pemetaan potensi ancaman, hingga kekuatan personel dan perlengkapan. Keselamatan anggota merupakan prioritas tanpa mengurangi ketegasan dalam pemberantasan narkotika," kata Eko.
Baca juga: Bareskrim Tangkap Istri hingga 2 Anak Ko Erwin Terkait Pencucian Uang Narkotika
Seperti yang diberitakan sebelumnya, jajaran Polres Katingan melakukan penangkapan bandar narkoba di Desa Tumbang, Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kalimantan Tengah pada Rabu, 1 Juni 2026 lalu. Penggerebekan berjalan tidak lancar.
Massa melakukan penyerangan terhadap polisi. Imbasnya, satu personel kepolisian tewas dan dua lainnya dikabarkan hilang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan