Suasana Salat Witir di Alun-alun Malang Ricuh, Petasan Meledak dan Diduga Terjadi Pencopetan
INDOZONE.ID - Suasana Salat Witir pada malam ke-25 Ramadan di kawasan Alun-alun Kota Malang terganggu oleh suara petasan yang dimainkan oleh sejumlah anak-anak pada Minggu (15/3/2026) dini hari.
Beberapa petasan yang meledak dengan suara cukup keras membuat para jamaah merasa resah karena mengganggu kekhusyukan ibadah, baik di dalam maupun di luar masjid.
Pada saat yang sama, setelah jamaah selesai menunaikan ibadah, keributan juga terjadi di sekitar samping Ramayana. Keributan tersebut diduga dipicu oleh aksi pencopetan yang terjadi di kawasan tersebut sehingga membuat sejumlah jamaah panik.
Baca juga: Protes Naiknya UKT dan IPI Kampus UGM Berujung Ricuh, Ada Mahasiswa yang Salat di Tempat
Padahal, saat itu area masjid hingga halaman Alun-alun Kota Malang dipadati oleh jamaah yang sedang menunaikan Salat Witir. Dua insiden tersebut pun membuat suasana ibadah menjadi terganggu.
Sebelumnya, dua hari lalu tiga anak sempat diamankan karena bermain petasan di kawasan yang sama. Mereka juga telah meminta maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan. Namun, kejadian serupa kembali terjadi.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan, terutama di area keramaian saat pelaksanaan ibadah di bulan Ramadan.
Baca juga: Ricuh di Bus, Pria Ngaku Nabi ini Diturunkan Paksa di Terminal Bungurasih
Insiden ini pun langsung menarik perhatian para netizen. Banyak dari mereka menyayangkan kejadian tersebut karena ibadah yang seharusnya berlangsung khusyuk justru terganggu.
Selain itu, sejumlah warganet juga berharap petugas yang berwenang, khususnya kepolisian setempat, dapat melakukan pengawasan secara rutin di sekitar kawasan alun-alun selama pelaksanaan Salat Witir di bulan Ramadan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@malangraya_info